Senin, 30 Maret 2015

Bupati Siak Melaporkan SPT Tahunan PPh Tahun 2014 via e-Filing


Kamis, 26 Maret 2015, bertempat di Gedung Mahratu Siak Sri Indrapura, Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, MSi melakukan Penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi Tahun 2014. Dengan didampingi oleh Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak Riau dan Kepulauan Riau, Pontas Pane, Bupati melaporkan SPT melalui aplikasi e-Filing yang telah disediakan oleh Ditjen Pajak. 

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Siak Indra Gunawan, SE; Sekda Kabupaten Siak Drs. H Tengku Said Hamzah dan Kapolres Siak AKBP Dedi Rahman Dayan, SIK, Msi serta segenap jajaran pegawai di lingkungan Pemkab Siak. Adapun kegiatan tersebut merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Siak, Kantor Pelayanan Pajak Pratama Pangkalan Kerinci dan Bank Riau Kepri Cabang Siak Sri Indrapura.  

Usai melakukan pelaporan SPT Tahunannya, Bupati Siak menyampaikan pernyataan bahwa “melalui aplikasi e-Filing, lapor pajak sekarang menjadi begitu mudah, tanpa perlu mengantri di kantor pajak, bisa dari mana saja dan kapan saja bahkan dari meja kerja kita. Oleh karenanya tidak ada alasan lagi untuk tidak melaporkan SPT Tahunan.”katanya.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJP Riau dan Kepulauan Riau memberikan apresiasi atas peran serta Pemerintah Daerah dan seluruh jajaran SKPD Kabupaten Siak dalam melaksanakan pemenuhan kewajiban perpajakannya. Dalam kurun waktu tiga tahun berturut-turut, KPP Pratama Pangkalan Kerinci berhasil mencapai target yang dibebankan, salah satunya buah dari dukungan dan sumbangsih Pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Siak.

Dalam acara tersebut Kepala Kanwil DJP Riau dan Kepulauan Riau juga memberikan penghargaan kepada SKPD-SKPD di lingkunan Pemkab Siak yang paling tertib dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya selama tahun 2014 yaitu Dinas Bina Marga dan Pengairan, DPPKAD, Dinas Pendidikan, Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya, Sekretariat Kantor Bupati, dan Sekretariat DPRD.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Bank Riau Kepri Cabang Siak Sri Indrapura sebagai bank persepsi  atas peran serta aktif dan kerjasamanya mendukung  kelancaran pembayaran Pajak di wilayah Kabupaten Siak. Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Bank Riau Kepri Cabang Siak Sri Indrapura, Tengku Toyib.

Baca selengkapnya

Sabtu, 28 Maret 2015

Polmas Siak Perlahan Mendunia, JICA Jepang Kunjungi Bhabinkamtibmas Kampung Rempak.


Lebih baik sekali melihat dari pada seratus kali mendengar. Pepatah negeri sakura inilah yang membuat sejumlah petinggi Japan International Cooperation Agency (JICA) ke Siak Sri Indrapura. Dipimpin oleh Mr.Okubo sebagai Ketua Team JICA-HQ dan Mr. Naoki Maruyama sebagai Project Leader JICA-POLRI, rombongan yang berjumlah 7 orang tim ahli tersebut melakukan kunjungan kerja ke Kota Siak Sri Indrapura. Didampingi Bupati Siak Drs.H.Syamsuar,MS.i dan Dir. Binmas Polda Riau Kombes Pol. Dr.Sugiyono,SH,MH meninjau Rumah Kantor (rukan) Bhabinkamtibmas yang ada di kelurahan Kampung Rempak - Siak Sri Indrapura Sabtu pagi (28/03/2015).

Dikatakan Okubo, informasi tentang kemajuan pembinaan gerakan Polisi Masyarakat (Polmas) melalui Bhabinkamtibmas di Kabupaten Siak yang dikatakan menjadi percontohan se-Indonesia telah sampai ke Jepang. JICA sebagai lembaga kerjasama internasional Jepang dibidang kepolisian bermaksud datang langsung ke Kabupaten Siak untuk memelihat secara langsung kemajuan Perpolisian Masyarakat di negeri istana. “Kami datang untuk melihat kedepan support  dalam bentuk apa yang dapat diberikan JICA, sekaligus ingin merasakan dan melihat langsung kondisi sinergi antar instansi di daerah ini dalam membangun kamtibmas yang disebut menjadi percontohan di Indonesia.” Kata Okubo dihadapan sejumlah anggota Bhabinkamtibmas yang hadir menyambut rombongan. “Lebih baik kita melihat langsung dari pada hanya mendengar hanya dari kata orang” katanya saat menjelaskan alasan mengapa JICA perlu datang langsung dari Tokyo ke Kabupaten Siak.

Pepatah jepang yang disampaikan pimpinan rombongan JICA tersebut rupanya berbalas, Bupati Siak Drs.H.Syamsuar,Msi yang menyambut rombongan kunjungan kerja dari negara berjuluk tersebut dalam sambutannya juga tak mau ketinggalan dengan peribahasa melayunya. “Sebagaimana orang jepang, kami orang melayu Siak juga percaya pepatah orang tua-tua yang mengatakan sekali terminum air Siak, suatu saat tuan-tuan akan kembali lagi” kata orang nomor satu di negeri istana ini. Melalui pepatah itu secara implisit ia ingin menegaskan harapan agar kerjasama antara JICA, Polres Siak, dan Pemkab Siak kedepan dapat ditindak lanjuti lebih jauh.

Dalam sambutannya Syamsuar juga menjelaskan, Kabupaten Siak sebagai daerah pemekaran yang baru berusia 15 tahun memerlukan upaya yang kontinyu dalam memelihara kamtibmas sebagai modal dasar pembangunan daerah. “Terlebih sebagai sebagai daerah tujuan wisata sejarah dan budaya melayu, kamtibmas perlu terus dijaga agar wisatawan nyaman melancong ke Siak” kata Syamsuar. Untuk itu bersama jajaran Polri dan TNI serta aparatur lain terkait, Pemerintah daerah memprakarsai sejumlah kebijakan dan kerjasama dalam menghidupkan peran Perpolisian Masyarakat di daerah. Diantaranya pertemuan rutin Forkopimda, memfasilitasi pembangunan 83 unit rukan Bhabinkamtibmas dari jumlah keseluruhan 121 unit yang akan dibangun disetiap kampung, hingga meningkatkan sinergi ditingkat Pemerintah Desa dengan Bhabinkamtibmas dan Babin ditingkat desa.

Dalam kesempatan yang sama, Dir. Binmas Polda Riau Kombes Pol. Dr. Sugiyono,SH,MH yang turut mendampingi rombongan JICA dalam sambutannya mengatakan, kepolisian setempat amat terbantu dengan prakarsa dan ide cemerlang  Pemkab Siak untuk menciptakan rasa aman diwilayahnya. “Kemajuan bhabinkamtibmas disini membuat Kabupaten Siak dijadikan Mabes Polri daerah percontohan se-Indonesia, dimana Jawa Barat, Kalimantan Selatan dan Kabupaten Rohul sudah mulai ikut membangun rukan didaerahnya masing-masing” kata perwira polisi yang terkenal humoris ini. Bahkan bukan hanya menasional, program yang ada ini menurutnya turut membuat polisi Siak sudah mendunia. “Buktinya beliau-beliau dari Tokyo ini bahkan sampai datang ke Siak berkat informasi kemajuan bhabinkamtibmas” jelasnya yang disambut riuh tepuk tangan hadirin dan undangan.

Rombongan JICA yang tiba Sabtu pagi di Siak Sri Indrapura, selain dijadwalkan meninjau Rukan Bhabinkamtibmas di Kelurahan Kampung Rempak juga diagendakan mengunjungi Istana Aserayah El Hasyimiyah dan kediaman Bupati Siak dikompleks abdi praja Siak Sri Indrapura. Kunjungan kerja yang disambut pencak silat dan tari tradisi makan sirih tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut kerjasama JICA Jepang dan Mabes Polri. Setelah POLRI resmi berdiri sendiri dari ABRI pada 2000, JICA memulai kerjasamanya dengan POLRI pada 2002 dalam rangka mendukung reformasi polisi dengan melaksanakan proyek pilot di Bekasi (Jawa Barat). Kegiatan ini tidak hanya terfokus pada pembangunan prasarana bagi polisi dan masyarakat untuk membangun komunikasi, tetapi juga memberikan perhatian terhadap peningkatan keahlian dan pengetahuan para personil kepolisian dalam mengatasi kejahatan dan masalah sosial lainnya di lingkungan masyarakat
Baca selengkapnya

Kamis, 26 Maret 2015

Kemah Budaya Nasional di Siak Mendatang Kental Nuansa Budaya Melayu




Melalui slogan “Siak The Truly Malay” yang bermakna Siak Melayu Yang Sebenarnya, Pemerintah Daerah selalu berupaya menggali potensi nilai-nilai budaya dan sejarah lokal. Hl ini dikarenakan Kabupaten Siak merupakan memiliki potensi pariwisata sejarah dan kebudayaan lokal sebagai bekas Kesultanan Melayu Nusantara yang pernah tersohor, dimana daerah jajahannya terbentang mulai dari Aceh Tamiang, Langkat, hingga ke Sambas. Demikian dikatakan Wabup Siak Drs.H.Alfedri,MSi saat ekspos kesiapan Kabupaten Siak sebagai tuan rumah Kemah Budaya Nasional bulan Juni mendatang.

“Hal itulah yang menjadi dasar kami mengangkat tema kebudayaan lokal yang ada di Siak ini sebagai pusat melayu, Alhamdulillah kegiatan Kemah Budaya Nasional (KBN) ini telah disetujui oleh Kwarnas dan Kemendikbud. Nanti akan kita tampilkan sejarah kebudayaan melayu Siak”, kata Ka Kwarda Siak ini dihadapan Rakernas Ka Kwarda se-Indonesia di Cibubur Jakarta kemarin (26/03/2015). 

Kegiatan KBN yang akan  dilaksanakan tanggal 3-8 Juni  mendatang di Bumi Perkemahan Tengku Buang Asmara Siak Sri Indrapura tersebut, akan di isi dengan berbagai macam agenda kegiatan yang kental bernuansa budaya melayu Siak. “Kita akan laksanakan rangkaian kegiatan seperti pertandingan persahabatan dan permainan tradisional, upacara penyambutan, orientasi KBN, upacara pembukaan, konferensi pers, temu tokoh, workshop tari Zapin, workshop bersyair, jelajah budaya dan sejarah, pameran budaya, gelar kuliner tradisional khas melayu, serta pementasan Siak Bermadah” Kata Alfedri.

Selain itu katanya, juga akan diadakan perlombaan antar peserta seperti pentas seni, permainan tradisional, seni budaya melayu, seni kriya, lomba masakan nusantara dan lain-lain. Untuk itulah dalam eksposnya ia melaporkan berbagai persiapan daerah sebagai tuan rumah penyelenggara KBN yang akan diikuti peserta dari seluruh Indonesia dan Negara tetangga tersebut, seperti hasil peninjauan lokasi dan kesiapan sarana dan prasarana.

Kemah Budaya Nasional tersebut mengambil tema “Harmoni di Tanah Melayu Menuju Manusia Indonesia Unggul dan Berkarakter Tahun 2045”, dengan motto “Satyaku kudarmakan, darmaku ku baktikan”. 

Rapat kerja Nasional ini mengangkat tema wujudkan pramuka sebagai pelaku perubahan untuk membangun bangsa yang bermartabat. Rakernas ini sebelumnya dibuka oleh ketua Kwarnas, yang dimulai dari tanggal 25 - 28 maret 2015. Peserta terdiri dari seluruh pengurus kwartir daerah se Indonesia. Hadir pada kesempatan tersebut ketua Kwarnas Adhyaksa Dault beserta pengurus Kwarnas. Turut hadir dalam kesempatan itu Ka Kwarda Riau H Azaly Djohan.
Baca selengkapnya

Rabu, 25 Maret 2015

MTQ Momentum Pembelajaran “Fastabiqul Khairat”



Meskipun Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an ke XV Tingkat Kabupaten Siak telah resmi ditutup, tidak berarti penerapan filosofi “Fastabiqul Khairat bagi kaum muslimin telah pula berakhir. Justru dalam kehidupan sehari-hari, kaum muslim akan terus ditempa dalam kompetisi lahiriah sebagai wujud tuntunan berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Demikian dikatakan Wakil Bupati Siak Drs.H.Alfedri,MSi saat menutup secara resmi kegiatan tersebut Rabu malam (25/03/2015).

Apabila selama pelaksanaan MTQ ke XV Tingkat Kabupaten Siak kali ini, kita berlomba-lomba dalam penguasaan ilmu Al-Qur’an dengan pengawasan Dewan Hakim, maka dalam kehidupan sehari-hari, kita tengah berlomba-lomba mengaplikasikan tuntunan Al Qur’an dan sunnah dibawah pengawasan Allah SWT sebagai sebaik-baik penilai” kata Alfedri.

Dalam kesempatan itu Wabup Alfedri juga mengajak semua pihak untuk terus mempelajari kandungan ilmu Al Qur’an, khususnya berkenaan aplikasi perintah dan larangan dalam agama. Tadabbur Al Qur’an tersebut dimaksudkan agar kehidupan masyarakat Kabupaten Siak semakin berkah dan memperoleh keselamatan baik didunia maupun akhirat. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam sebuah hadist riwayat Bukhari, sebaik-baik manusia adalah orang-orang  yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya" jelas Ketua BAZ Kabupaten Siak ini.

Usai seremonial penutupan, Bupati Siak Drs.H.Syamsuar M.Si yang turut menghadiri kegiatan tersebut mengatakan, bahwa qari dan qariah terbaik pertama dan kedua akan menjalani pembinaan khusus untuk menghadapi pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Riau di Kabupaten Siak beberapa bulan mendatang. “Kita harapkan tiap-tiap kafilah dapat mempersiapkan qari dan qari’ahnya untuk mengikuti pelatihan, lokasi pelatihannya bisa di dalam Kabupaten Siak, Kota Pekanbaru, atau bahkan diluar Provinsi Riau” kata Syamsuar.

Dijelaskannya lagi, hasil evaluasi dalam rapat yang dilaksanakan oleh LPTQ Kabupaten Siak menunjukkan adanya trend peningkatan perolehan jumlah nilai para peserta, dimana Kecamatan Siak yang juga meraih juara pertama pada tahun lalu memperoleh nilai 101 poin, namun pada tahun ini perolehan nilainya meningkat menjadi 121 poin.
Baca selengkapnya

Kamis, 19 Maret 2015

Buka MTQ Tingkat Kabupaten, Bupati Ajak Semua Pihak Renungi Urgensi Syahadatain


Penerapan nilai-nilai ajaran islam yang bersumber dari Al Qur’an dan Sunnah, menunjukkan komitmen selaku muslim terhadap urgensi syahadatain. Demikian disampaikan Bupati Siak Drs. H. Syamsuar, M.Si saat membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Kabupaten Siak ke XV di Kecamatan Pusako Kamis malam (19/03/2015). “Mari kita aplikasikan Qur’an dan Sunnah sebagai bagian dari bentuk perenungan dari Urgensi Syahadatain” kata orang nomor satu di Kabupaten Siak ini.

Dijelaskannya, urgensi syahadatain dimaksud bermakna suatu bentuk pengakuan mendalam terhadap Allah SWT sebagai Illah Yang Maha Tinggi, dan mengakui Rasulullah SAW sebagai pembawa Islam risalah yang agung. “Pengakuan inilah yang membuat kita dengan sukarela melaksanakan segala perintahNya dan meninggalkan segala larangan” katanya.

Untuk itu, melalui momentum MTQ Kabupaten Siak ke XV ia mengajak seluruh kaum muslimin untuk hidup berjamaah dalam bingkai ajaran islam yang kaffah. “Melalui pendekatan islam yang kaffah inilah, kita akan mampu menjadikan Qur’an sebagai sarana tazkiyatun nafs atau penyucian jiwa, untuk mencapai derajat insan yang kamil” ajaknya.

Dalam kesempatan itu Syamsuar, Bupati yang hampir merampungkan periode pertama masa kepemimpinannya ini mengajak semua pihak untuk bersama-sama mempersiapkan SDM generasi muda yang tangguh baik intelektual maupun spiritual. Untuk itu katanya, pembenahan pendidikan keagamaan harus menjadi salah satu poin penting, agar mampu menjawab tuntutan globalisasi dunia. “Sudah saatnya kita jadikan Al Qur’an sebagai media pengajaran, serta mewujudkan pengamalan isi kandungannya untuk membentuk anak-anak kita menjadi generasi yang Qur’ani” tambahnya.

Selain bertujuan mensyiarkan Al-Qur’an agar tetap lekat ditengah-tengah masyarakat, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai ajang persiapan bagi qari dan qari’ah Kabupaten Siak untuk menghadapi MTQ ke 34 Tingkat Provinsi Riau Tahun 2015, dimana Kabupaten Siak akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan iven religius itu pada bulan Oktober nanti. Selain dihadiri ribuan masyarakat, seremonial pembukaan yang berlangsung khidmat itu juga dihadiri Kepala Kantor Kemenag Provinsi Riau Drs. H. Tarmidzi Tohor, MA, Wabup Siak Drs. H. Alfedri. MSi, Sekda Kabupaten Siak Drs. H. T. Said Hamzah, unsur Forkopimda serta pejabat dilingkungan Pemkab Siak.  


Baca selengkapnya

Jumat, 13 Maret 2015

Konsolidasi organisasi, PGRI Riau Sosialisasi di Siak



Dalam rangka membangun organisasi PGRI yang kuat dan bermartabat, pengurus PGRI Provinsi Riau melaksanakan sosialisasi diwilayah Kabupaten Siak. Kegiatan yang dihadiri seratusan ketua cabang ranting dan anggota PGRI se-Kabupaten Siak tersebut dilaksanakan di Gedung Tengku Maharatu Siak Sri Indrapura (14/03/15).


Rombongan pengurus PGRI Provinsi Riau dipimpin oleh Wakil Ketua DR.Syahril,S.Pd,MM. Turut menghadiri Bupati Siak Drs.H.Syamsuar.MSI yang didampingi Kadisdik Drs.H.Kadri Yafis, Ketua PGRI Siak H.Lukman,MPd. Kakan Kemenag Kabupaten Siak dan Sekretaris LKBH PGRI Siak Mahadar.


Bupati Siak Drs. H. Syamsuar MSi , saat membuka secara resmi kegiatan tersebut mengatakan kesempatan ini sangat baik bagi PGRI untuk meningkatkan kapasitas diri pengurus dan anggota PGRI di Kabupaten Siak. "Harapan kami apa yang bisa diperoleh dalam kesempatan ini dapat disampaikan kepada anggota yang lain hingga daerah binaan di tingkat kepengurusan di cabang kecamatan" ujarnya.


Syamsuar dalam kesempatan itu juga menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh jajaran PGRI atas peningkatan kemajuan kualitas pendidikan yang ditunjukkan di beberapa daerah Kabupaten Siak. "Saya berharap kedepan disetiap pelosok Kabupaten Siak merata kualitas pendidikannya. Tentu ini memerlukan inovasi dari pendidik untuk memajukan anak didiknya"tambahnya.


Ia juga berharap sekiranya kebutuhan infrastruktur fisik pendidikan dapat disampaikan kepada UPTD dan Dinas pendidikan Kabupaten Siak untuk ditindaklanjuti. "Kita selalu berkomitmen untuk memajukan dan memfasilitasi
kemajuan pendidikan di Kabupaten Siak" katanya.


Sementara itu Ketua PGRI Kabupaten Siak H.Lukman,MPd dalam laporannya berharap kesempatan ini dapat dimanfaatkan oleh peserta sosialisasi untuk menambah wawasan. "Hadir juga saat ini pengurus LKBH PGRI Provinsi Riau, semoga nanti dapat memberikan pencerahan seputar bantuan hukum bagi anggota PGRI" katanya
Baca selengkapnya

Jumat, 06 Maret 2015

Siak Berkomitmen Majukan Pariwisata dan Olahraga.



Siak Berkomitmen Majukan Pariwisata dan Olahraga.

Bupati Siak Drs.H.Syamsuar.MSi menerima kunjungan rombongan Persatuan Wuredatama Republik Indonesia (PWRI) bertempat dikediaman rumah dinas, Siak Sri Indrapura Jumat malam (6/3/2015). Rombongan PWRI yang berjumlah 15 orang tersebut bermaksud menjalin silahturrahmi dengan Bupati Siak yang dalam kesempatan itu didampingi Kadisdik Kadri Yafis, Wakapolres Siak Kompol Arif Fajar, Kabag Humas H.Zulfikri, dan Kabag Umum Roni Rahmat.

Dalam pertemuan yang dirangkai jamuan makan malam itu, Bupati Syamsuar bercerita banyak tentang perkembangan pembangunan di Kabupaten Siak beberapa tahun terakhir. Diantaranya kemajuan sektor pariwisata dan olahraga di Kabupaten Siak.

"Alhamdulillah beberapa waktu lalu disamping sukses melaksanakan Tour de Siak dua tahun terakhir, kita dipercaya menjadi tuan rumah BMX Championship 2014" tutupnya.

Kegiatan tersebut menurutnya amat membanggakan bagi masyarakat Kabupaten Siak, karena bagi Indonesia event internasional tersebut merupakan kali pertama bagi Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah penyelenggara.

"Tujuan kita yang menunjukkan "concern" dalam menggiatkan sport tourism di Kabupaten Siak ini, selain untuk memajukan dunia pariwisata dan olahraga di Kabupaten Siak. Kita juga ingin venue eks PON yang ada tetap termanfaatkan sehingga tetap terawat keberadaannya" jelasnya.

Kedepan Syamsuar juga berkeinginan menjadikan menjadikan Kabupaten Siak seperti Provinsi Sumatera Selatan yang aktif menjadi tuan rumah berbagai event kejuaraan olahraga, baik di tingkat national dan international.

"Manfaatnya banyak, di Palembang sudah banyak hotel-hotel besar berdiri. Kita juga ingin Siak dilirik investor, salah satunya dibidang perhotelan" harap orang nomor satu Kabupaten Siak ini.

Baca selengkapnya

Kamis, 05 Maret 2015

Bupati Kaget, Ada Sandal "Made in Siak" di Pasar Seni Kesturi

Bupati Kaget, Ada Sandal "Made in Siak" di Pasar Seni Kesturi

Bupati Kaget, Ada Sandal Made in Siak di Pasar Seni Kesturi


Usai meresmikan pasar seni "Kesturi", Bupati Siak Drs.H.Syamsuar,MSi meninjau sejumlah gerai yang menjual cinderamata dan berbagai produk khas lokal Kabupaten Siak. Dalam peninjauan itu, Bupati Syamsuar sempat takjub ketika mengetahui ada sebuah gerai yang menjual sandal buatan pengrajin lokal Siak. Sandal bermerk "Strong Votensi Siak" tersebut diproduksi oleh pengrajin Desa Pebadaran Kecamatan Bungaraya. 

"Ternyata di Kabupaten Siak sudah ada sandal buatan lokal, semoga suatu saat bisa bersaing dengan produk sejenis seperti dijawa barat" kata Syamsuar. Untuk itu ia berharap para pengrajin produk cinderamata dan produk lainnya yang ada di pasar seni dapat terus meningkatkan mutu dan kualitas produk yang dibuatnya sehingga menjadi produk unggulan dan banyak diminati oleh wisatawan yang datang berkunjung ke Siak.

Syamsuar juga berharap keberadaan pasar seni ini mampu berperan sebagai pasar sentral yang menjual berbagai produk unggulan dan cinderamata lokal Kabupaten Siak, sehingga mampu mengakomodir kreatifitas para penggiat dibidang Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk memasarkan produk yang dihasilkannya. "Pasar Seni yang kita beri nama Kesturi ini juga menjadi andalan kita untuk memperluas stimulan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Siak" kata orang nomor satu Kabupaten Siak ini. 

Pembangunan Pasar Seni Kesturi di lokasi eks pasar inpres lama ini dibangun secara dua tahap, yaitu pada tahun 2013 dan 2014 dengan menghabiskan dana Rp. 4,3 miliar. Sebanyak 44 gerai berukuran 3x4 meter, fasilitas toilet umum, dan musholla yang tersedia dikomplek pasar diharapkan mampu membuat pengunjung merasa nyaman saat berbelanja. Beberapa produk dan hasil kerajinan lokal yang dijual antara lain seperti tas, kain tenun, batik Siak, sandal, T-Shirt, kuliner khas, dan berbagai pernak-pernik lainnya yang biasa menjadi incaran para wisatawan untuk dijadikan oleh-oleh.




Baca selengkapnya

Most Recent

Blue Fire Pointer

Facebook

Advertising

Disqus Shortname

Comments system