Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 November 2016

Alfedri hadiri Pelantikan ketua umum terpilih dpp kemari Chevron periode 2016 2021.

Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri M.Si menghadiri acara Pelantikan Ketua umum terpilih DPP Keluarga Melayu Riau-Kepri (KEMARI) Chevron periode 2016 2021,Sabtu 19 November 2016.

Bertempat di Gedung Lembaga Adat Melayu Riau dilaksanakan nya acara Pelantikan Ketua umum terpilih DPP Keluarga Melayu Riau-Kepri (KEMARI) Chevron periode 2016-2021 yang terpilih H Syafaat sebagai Ketua.turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri M.Si.tujuan dari pelantikan ini adalah sebagai untuk menjalin Talisilaturahmi antara Melayu Riau-Kepri dengan masa Khidmad 2016-2021.

Usai melaksanakan Pengukuhan kepengurusan sebanyak 30 orang yang telah dikukuhkan,dikatakan oleh Gunernur Riau H Arsyadjuliandi Rahman, tentunya atas nama Pemerintah Provinsi Riau memberikan selamat atas pelantikan kepengurusan Kemari yang baru.semoga dengan dilantik nya kepengurusan ini bisa mewujudkan pembangunan yang ada di Riau ini sesuai dengan program yang telah dibuat dengan harapan bisa disesuaikan dengan kondisi pada saat ini.

Seiring dengan perkembangan seperti yang dirasakan saat ini,kemari telah berjalan selama 18 tahun,telah banyak berbagai program yang telah dilaksanakan dengan tujuan untuk berkontribusi langsung kepada Negri ini.kata Gubernur Riau H Arsyadjuliandi Rahman.

"Diharapkan agar KEMARI bisa menyusun program nya kedepan sesuai dengan kondisi yang ada seperti saat ini.tentunya juga bisa berkontribusi kepada negri ini sehingga bisa bersama sama mewujudkan untuk membangun di Negri ini sesuai dengan tema pada acara ini kata dia".

Selain Riau mempunyai Visi 2020,beliau menghimbau agar visi tersebut sesuai dengan kebutuhan yang dirasakan oleh Riau pada saat ini,yaitu berkaitan dibidang Ekonomi dan Kebudayaan.tentu nya diawal tahun nanti Pemerinyah akan memulai kembali kebudayaan melayu serta sekaligus menjadi fasilitator antara puak puak yang ada di Riau ini.itu lah tugas dari Dinas Kebudayaan.tentu nya wajib bagi masyarakat Riau untuk ikut turut andil dalam menyukseskan Visi Riau 2020,tandas nya.
Baca selengkapnya

Jumat, 18 November 2016

Bupati buka kegiatan lomba sempena HUT PGRI

Menyambut Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 71, Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Siak menyelenggarakan kegiatan perlombaan. Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Siak Syamsuar pada upacara pembuka kegiatan lomba di venue sepatu roda kecamatan Mempura, Jum’at (18/11) petang. Kegiatan ini diikuti peserta dari anggota cabang PGRI se Kabupaten Siak. 

Dihadapan para guru Bupati Siak Syamsuar menyampaikan kegiatan ini selain untuk ajang silaturahmi tapi juga dapat saling tukar informasi dan pengalaman. Sehingga bisa memacu untuk meningkatkan kualitas sekolah kita kedepan.

“Kami menyadari beberapa sekolah yang ada telah menunjukan kualitas yang baik, namun disisi lain dalam hal pemerataan, pendidikan yang ada di berbagai sekolah belum sesuai yang kita harapkan. Oleh karena itu harus ada upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas ini sangat diharapkan oleh pemerintah.

Bagaiamana membangun sumber daya manusia (SDM) dan kualitas sekolah yang lebih baik. Kita dituntut untuk mempersiapkan anak-anak kita siap bersaing dengan sekolah se Indonesia. Harapannya kita bisa menciptakan anak-anak yang cerdas dan kreatif sehingga mampu bersaing dengan bangsa lain.
Tentu semua ini tergantung dari bagaimana bapak ibu guru mengajar anak-anak kita di sekolah, sehingga bisa menciptakan anak-anak yang cerdas dan berkuliatas.

Saya ingin kedepannya pihak PGRI kabupaten Siak menambahkan perlombaan selain olahraga dan kesenian, seperti lomba kreatifitas dan inovasi guru sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing. Karena guru berkualitas yang memiliki kompetensi mampu menciptakan anak-anak didiknya berkualitas juga.

Masih kata Syamsuar, “Mulai tahun depan SMA sederajat sudah menjadi kewenangan provinsi, namun demikian jangan putus hubungan kita. Jujur saja hati saya tak tega untuk melepasnya, ungkapnya.

Kami yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) telah berjuang ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait peralihan kewenangan SMA/SMK, tapi belum diputuskan.

Terkait maraknya kasus yang terjadi antara guru dengan siswa yang melibatkan orang tua siswa, berdasarkan yurispredensi Mahkamah Agung (MA) guru tidak bisa dipidana saat menjalankan profesinya dan melakukan tindakan pendisiplinan terhadap siswa. Namun demikian saya berharap para guru tidak melampaui batas untuk menegakkan disiplin atau memberikan hukuman kepada murid-muridnya.

Saya juga berpesan kepada para kepala sekolah dan guru untuk tidak melakukan pungutan liar. Saat ini pemerintah telah membentuk tim untuk mengintai siapa saja yang melakukan aksi pungli. Jangan sampai terjadi apa yang dilakukan walikota Bandung memecat kepala sekolahnya karena praktek pungli terjadi di Siak.

Sebelumnya Ketua Umum PGRI Kabupaten Siak Lukman dalam laporannya mengatakan perlombannya terdiri dari olahraga dan kesenian. Cabang olahraga yang dilombakan adalah bola voli dan senam PGRI sementara untuk kesenian adalah lomba menyanyi solo putra dan putri, kompang mengarak pengantin dan seminar. Tema HUT PGRI ke 71 tahun 2016 adalah membangkitkan kesadaran kolektif Guru dan meningkatkan mutu pendidikan.

Peserta terdiri dari utusan 14 kecamatan (PGRI cabang) antara lain, dari kecamatan Siak sebanyak 200 orang, Mempura 365 orang, Bungaraya 40 orang, Sabak Auh 20 orang, Sungai Apit 115 orang, Pusako 40 orang, Dayun 120 orang, Koto Gasib 60 orang, Lubuk Dalam 30 orang, Kerinci Kanan 20 orang, Tualang 100 orang, Sungai Mandau 20 orang, Minas 20 orang dan kecamatan Kandis mengutus 25 orang.

Kegiatan ini dimulai dari tanggal 18 hingga 19 Nopember 2016 yang bertempat di Kecamatan Mempura. Lukman menambahkan kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan persatuan dan solidaritas diantara rekan seprofesi serta untuk meningkatkan motivasi mereka.
Baca selengkapnya

Fauzi Asni resmi menutup Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan lll

Asiten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr H Fauzi Asni M.Si resmi menutup Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Angkatan lll Provinsi Riau Di Lingkungan Pemerintah Kab Siak.acara tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan Jum'at 18 November 2016.

Dikatakan oleh Arif Hamidi selaku ketua panitia,tujuan Diklat Kepemimpinan Tingka lV Angkatan lll ini merupakan untuk membentuk kopetensi kompensial yang berperan dalam menjalankan tugas di tempat nya masing masing sebanyak 40 orang yang mengikuti dengan waktu penyelenggaraan 133 hari dari 23 juni hingga 18 november 2016.kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu memberikan perbaikan kinerja pegawai negri sipil dalam Sumber Daya Manusia yang ada di kabupaten siak.

Bupati Siak yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Dr H Fauzi Asni M.Si mengatakan" beliau mengucapkan selamat kepada angkatan lll yang telah lulus semua,itu dikarenakan kemampuan sangat baik dalam memberikan persentasinya,ini perlu diapresiasikan.

Beliau menuturkan, Kita juga punya kesempatan,itu dikarenakan masih banyak nya yang belum mengikuti diklat ini sebanyak 104 orang.untuk itu tentu nya akan ada perubahan bagi yang telah mengikuti diklat ini dengan apa saja ilmu pembelajaran yang telah diberikan.untuk itu, perlu ada nya evaluasi kembali disetiap diri masing masing,itu ilmu tidak bertepi kata Fuazi Asni.

Fauzi Asni juga mengintruksikan kepada Peserta yang telah mengikuti Diklat tersebut ada nya Perubahan kedisiplinan harus kita buat dan kita tanamkan dalam diri kita,terutama terhadap kinerja kita,itu juga perlu kita evaluasi kembali diri kita sehingga itu tentunya bertujuan untuk memberikan semangat kita dalam bekerja.

"Yang paling penting adalah kita mendapatkan ilmu setelah mengikuti diklat tersebut.ini menunjukan kemampuan kita dalam berupaya menyerap ilmu yang telah di beri dan bisa diterapkan dalam melaksanakan tugas yang di emban di setiap Dinas nya masing masing,ramai orang yang telah mengikuti diklat ini bisa menjadi contoh yang baik di tempat kerja nya masing masing,imbuh nya.

"Saya ingin mengingat kan,tentu nya setelah dilantik ini,kalau lah tajam jangan sampai melukai.arti nya jangan sampai mendahului apa yang belum diperintahkan.pandai kita jangan mendahului,ketika diberikan tugas harus cepat diilaksanakan.jalin komukasi dengan Baik sehingga tugas yang diberikan bisa dilaksanakan dengan baik.hal demikian ilmu yang didapat didalam diklat ini merupakan ada perubahan yang tidak tau kita bisa menjadi tau,semangat ini tetap dipertahankan.tugas kami adalah memberikan pelatihan untuk menimba ilmu, tidak ada kata terlambat.mari kita bersama sama memajukan kabupaten siak menuju yang lebih baik lagi.pungkas nya.
Baca selengkapnya

Suryono petani ber omzet 15 juta per bulan

Bupati Siak Syamsuar, Jum’at (18/11) menerima kunjungan Suryono petani sukses asal Tualang yang diundang ke Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim PBB di Marrakesh, Maroko. Saat itu Suryono tidak sendirian ia ditemani Aep Mahmudin Humas Distrik Minas Raso Kuning PT Arara Abadi bersama empat orang stafnya.

Syamsuar yang saat itu didampingi oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Robiati mengaku bangga atas keberhasilan dan kegigihan dari petani tersebut. “Saya merasa bangga atas keberhasilan Pak Suryono. Inikan aneh ya, disaat orang-orang menanam sawit ia malah beralih menanam sayuran,” canda Syam.
Bupati dengan senyum khasnya meminta agar Suryono bisa membagi ilmu dan pengalamannya kepada petani lain. Mudah-mudahan banyak petani sawit kita yang berangsur-angsur menanam sayuran, harapnya.

Bertani atau berkebun lanjutnya, bisa dijadikan andalan untuk memberdayakan perekonomian keluarga. Ia juga meminta agar masyarakat tidak merasa malu menjadi petani, walaupun sekedar bercocok tanam di pekarangan rumah.

Suryono pria 41 tahun saat dijumpai menceritakan perihal dirinya bisa diundang mengikuti acara KTT Perubahan Iklim 2016 di Maroko tersebut.

“Jujur saya bangga dan bersyukur jadi orang Indonesia, karena kita diberi tanah yang subur tidak seperti di Maroko yang tandus,” sebut dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan kenapa ia beralih dari petani sawit ke petani holtikultura. Tanaman hortikultura jauh lebih gampang dibanding sawit, karena para petani bisa menggarap lahan yang sama hingga berkali-kali panen tanpa perlu membuka lahan baru.
Karena itu, Suryono mulai menaman beberapa jenis sayuran antara lain kangkung, bayam, cabai, melon, semangka, kacang panjang, timun, pepaya dan jagung.

Sawit memang telah menjadi sumber penghasilan mayoritas warga di Dusun Sukajaya, Kampung Pinang Sebatang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Namun dengan kerja keras dan ketekunan, Suryono mampu membalikkan persepsi umum masyarakat kampungnya.

“Sayur bayam menjadi andalan saya. Dengan lahan ½ hektar, sayur ini bisa menghasilkan 15 juta rupiah per bulan. Waktu itu 1 hektar lahan sawit saya hanya menghasilkan Rp 2-3 juta per bulan saja,” akunya.

Sementara itu Aep Mahmudin Humas PT Arara Abadi mengatakan, program yang kami jalankan adalah Desa Makmur Peduli Api (DMPA) yang kita gulirkan di Desa Pinang Sebatang Barat kecamatan Tualang. Bantuannya berupa budidaya Sapi, Kambing, Perikanan dan budidaya tanaman holtikultura.

Dana yang kami gulirkan sebesar 229 juta rupiah untuk desa-desa binaan kami, yang selanjutnya akan di berikan kepada petani-petani dan peternak lainnya. Sehingga dana yang kami kucurkan tersebut dapat berkembang lagi. Dan Hasil tanaman holtikultura dari para petani tersebut kita bantu untuk memasarkannya, jelasnya.

Cerita Suryono:

Karena keberhasilannya, Suryono akhirnya diakui oleh Pemerintah Kabupaten Siak melalui penghargaan Adikarya Pangan Nusantara 2015, dan Petani Terbaik Siak Bidang Hortikultura 2016. 

Keberhasilan Suryono kini dianggap menjadi inspirasi bagi petani lain, sehingga membawanya untuk menghadiri KTT PBB Perubahan Iklim (COP-22) di Marrakesh, Maroko, pada 7-18 November 2016.

Suryono yang aktif kegiatan Progam Desa Makmur Peduli Api (DMPA) di daerahnya. Progam dari DMPA tersebut bertujuan adalah untuk praktik pertanian yang berjalan beriringan dengan konservasi lingkungan, meliputi hutan alam dan Hutan Tanaman Industri (HTI), termasuk pencegahan kebakaran hutan melalui peran aktif komunitas lokal.

“Mungkin dengan beralih dari petani sawit ke tanaman holtikulutura ini saya di undang ke Maroko,” karena selain bertani saya juga menjaga kelestarian lingkungan sekitar,” akunya polos.
"kemudian dari DMPA tersebut saya dapat bantuan alat berat untuk bikin embung air, pembuatan infrastruktur jalan ke kebun sampai membantu kami untuk memasarkan hasil panen tersebut," tutur Suryono.
Baca selengkapnya

Rabu, 16 November 2016

Syam - Kuncinya Pelayanan Harus dilakukan sebaik mungkin

Jakarta - Bupati Siak Syamsuar hadiri acara Internasional Business Integrity Conference (IBIC) 2016 yang di selenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia bekerjasama dengan Kementrian, lembaga Bilateral serta lembaga multirateral, bertempat di Hotel Grand Sahid Jakarta, Rabu (16/11/16). 

Acara yang diselenggarakan dalam rangka menyambut hari Anti Korupsi Internasional ini dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia Jusuf Kalla beserta rombongan, Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi Agus Rahajo dan para peserta IBIC 2016.

Acara ini bertujuan sebagai upaya Konsisten membangun Integritas dan Budaya Anti Koripsi.

Dalam sambutannya, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan bahwa pihak swasta dilarang memberikan suap kepada Pejabat Publik, baik Pejabat Publik Dalam Negeri maupun Pejabat Publik Asing serta Lembaga Internasional yang lain.

“ketika nantinya kedapatan ada pihak Swasta yang memberikan suap kepada pihak tertentu, maka Pemerintah Republik Indonesia di berikan Kewenangan untuk memberikan sanksi, baik sanksi yang bersifat adminstratif, Perdata maupun Pidana sesuai dengan Undangn-Undang yang berlaku” tegas Agus Rahardjo.

Kemudian, Wakil Preseiden Republik Indonesia Jusuf Kalla mengatakan bahwa perlunya skill, semangat dan juga tindakan untuk memajukan Negara ini dengan cara memberantas Korupsi. 

“kita harus bekerja bersama-sama untuk kemajuan di segala sektor agar kemakmuran yang adil bisa kita dapatkan” ujat Jusuf Kalla.

Terkait dengan Undang-undang Korupsi, Indonesia mempunyai Undang-Undang paling berani dimana baru saja kita berniat ingin korupsi akan tetapi kabarnya sudah terdengar, maka kita sudah bisa terjerat kasus Korupsi” tambah Jusuf Kalla. 

Senada degan hal itu, Bupati Siak Syamsuar mengatakan bahwa sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Wakil Presiden lebih baik melakukan pencegahan sebelum terjadinya korupsi.

“kemudian berkenaan dengan Perusahaan baik Perusahaan Daerah maupun Perusahaan Swata, agar mereka tidak melakukan hal-hal yang tidak baik terkait dengan kepentingan perusahaan mereka seperti halnya suap atau bisa dikatakan membeli waktu” tambah bg syam.

Tidak hanya itu, orang nomor satu di Siak juga menjelaskan pesan dari Wakil Presiden agar Pemerintah Daerah terus meningkatkan pelayanan baik kepada masyarakat maupun kepada Perusahaan, karena jika pelayanan sudah baik, peluang untuk terjadinya suap maupun Korupsi terkait dengan urusan mereka bisa dikatakan tidak ada.

“Kuncinya bagaimana melakukan pelayanan sebaik mungkin dan tidak melakukan Korupsi maupun Suap” harap Datuk Setia Amanah tersebut.
Baca selengkapnya

Selasa, 15 November 2016

Rapat Persiapan Peringatan Hari Anti Korupsi interasional (HAKI) 2016 di Propinsi Riau

Kepala Inspektorat Kabupaten Siak Drs H Faly wurendarasto M.Si pimpin Rapat Persiapan Peringatan Hari Anti Korupsi interasional (HAKI) 2016 di Propinsi Riau yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sri Indrapura Kantor Bupati Siak Selasa 15 November 2016.

Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Internasional tahun 2016,Inspektorat Kabupaten Siak ada kan pertemuan rapat terkait tentang beberapa pembahasan mengenai persiapan dari pada acara tersebut yang di ikuti oleh beberapa SKPD yang terkait serta para seluruh Camat.

Kepala Inspektorat Kabupaten Siak Drs H Faly wurendarasto M.Is mengatakan ada beberapa hal terkait dengan persiapan pemringatan festival hari anti korupsi yang rencana nya akan diselenggarakan pada Bulan desember mendatang,hal tersebut juga berkaitan dengan mengingta tindak lanjut terhadap Penandatanganan Komitmen Bersama Program Pemberantasan Korupsi terintegrasi antara pemerintah Provinsi Riau dan Kabupaten maupun Kota Se Provinsi Riau pada tanggal 13 april 2016 yang lalu,terang nya.

Beliau juga menyampaikan,tujuan dari pada komitmen terhadap pencegahan dan pemberantasan korupsi terintegrasi di Kabupaten Siak serta juga terkait pemasalahan terhadap pengelolaan APBD pengadaan barang dan jasa.

Selain itu juga terhadap pelaksanaan kegiatan workshop dan TOT tunas integritas anti korupsi yang di ikuti oleh para Bupati Walikota Se Provinsi Riau serta pimpinan DPRD Se Provinsi Riau pada bulan juli yang lalu merupakan bukti dari dukungan untuk menyepakati dari peringatan hari Anti Korupsi Internasional yang dilaksanakan di Provinsi Riau nanti,pungkas nya.
Baca selengkapnya

Senin, 14 November 2016

Siap-siap, Ada Riau Trailrun Race di Tahura

Sekitar 600 pelari akan adu cepat di lintasan alam Taman Hutan Raya Sultan Syarif Hasyim (Tahura SSH), di Minas Minggu 20 November mendatang. Peserta yang datang dari 6 negara ini akan menjajal areal yang terkenal sebagai pusat pelatihan gajah Provinsi Riau, dalam iven Riautrailrun Race (RTR) yang ditaja komunitas Trailrunner Pekanbaru bersama Pemkab Siak.

Rencananya, perlombaan yang melibatkan pelari dari beragam latarbelakang profesi itu dibagi menjadi dua kategori. Kategori 10 Kilometer akan melibatkan 300 pelajar dan 250 peserta umum, sementara kategori 21 Kilometer akan melibatkan 50 peserta dari Indonesia, Kenya, Malaysia, Australia, dan New Zealand.

“Kita ingin turut memperkenalkan Tahura SSH sebagai salah satu ecotourism, sebagai salah satu kekayaan Riau yang masih amat terjaga” kata Erick, penanggungjawab iven saat gelar ekspos bersama Pemkab Siak.

“Sebelumnya, kita sudah pernah laksanakan iven serupa di Danau Buatan Limbungan, tapi dengan skala iven baru sekitaran kota. Kali ini kita surprise karena animo peserta luar biasa bahkan sampai kemancanegara” ujar dokter yang hobi berlari ini.

Erick menjelaskan, target peserta yang dipasang panitia hanya berkisar 500 peserta, namun hingga jelang penutupan registrasi, panitia terpaksa menambah kuota untuk mengakomodir minat pendaftar.

Sementara itu Bupati Siak Syamsuar, mengaku senang dengan pelaksanaan iven unik ini. Orang nomor satu Negeri Istana ini bahkan berancang-ancang untuk menjadikan iven ini sebagai ikon baru sporttourism di Kabupaten Siak.

“Karena ini pertama kali, kita harus memberikan yang terbaik bagi peserta. Kita ingin jadikan iven ini ikon baru Riau. Kita juga akan promosikan hingga Melaka karena kita ada hubungan kerjasama promosi wisata, supaya kedepan makin banyak peserta mancanegara ikut serta” terang Syamsuar saat memimpin rapat persiapan RTR di Siak Sri Indrapura (14/11/16). Turut hadir dalam rapat itu panitia RTR, Kabag Ops Polres Siak, serta sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Siak.

Lomba lari akan dimulai tepat pukul 07.00 Wib, dengan pelepasan rombongan pelari 10 km terlebih dahulu. Selisih satu jam setelahnya, puluhan pelari profesional yang akan bertanding di kategori 21 km akan menyusul dari garis start.

Selain mengikuti lomba lari, peserta juga akan dihibur dengan atraksi gajah binaan Pusat Pelatihan Gajah Riau di Tahura SSH. Sensasi berlari di alam hutan asri yang menantang, dipadu daya tarik kesenian daerah yang akan ditampilkan, ternyata mampu menarik minat peserta hingga ke mancanegara untuk ikut serta dalam lomba trailrun ini.
Baca selengkapnya

Syamsuar - Hidup harus berkomitmen dan berprinsip

Sebanyak 40 peserta yang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Pimpinan (Diklatpim) IV Angkatan III tahun 2016 terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak.

Kegiatan yang berpusat di Grand Royal Hotel, Senin 14 November 2016 ini bertujuan untuk membentuk serta memberikan pemahaman terhadap ASN agar meningkatkan kinerja secara profesional sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Dikatakan oleh Bupati Siak Syamsuar, diklat ini merupakan bagian untuk mendidik ASN agar memiliki wawasan pengetahuan sesuai dengan tingkatan diklat. Bagaimanapun jenjang karir di pegawai negeri ini harus melalui diklat, terangnya.



"Saya mengharapkan kepada peserta dapat mengikuti diklat dengan serius karena apapun jenis pendidikan pasti ada manfaat. Dari berbagai SKPD selaku aparatur negara, kedepannya memang ada jenjang karir dan prestasi. Tentunya ini bertujuan untuk melayani masyarakat sesuai dengan undang-undang ASN. Untuk itu mindset kita harus berubah sehingga dapat membentuk image yang baik dimata masyarakat”, ujar orang nomor satu di Siak



Pada kesempatan itu, Mantan Plt. Bupati Meranti tersebut berbagi pengalaman kepada para peserta diklat. “Banyak diklat yang pernah saya ikuti sewaktu saya bekerja dulu, suatu saat pasti ada manfaatnya. Saya yakin itu dikarenakan pengalaman serta pelajaran selama diklat yang kita jalani sehingga ketika ditugaskan dimana tempat kita telah siap” tutur Syam.



Dalam kesempatan ini pula,  Syamsuar mengingatkan kapada peserta diklat untuk lebih waspada terhadap aksi pungutan liar (pungli). Hal ini bertujuan dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi. 



“Berkaitan dengan KPK, kita telah sepakat dengan membuat peryataan pemerintah yang bersih, terutama dalam korupsi. Ini sudah menjadi komitmen, kita harus bisa menciptakan pemerintahan yang bersih dan memiliki integritas. Apa lagi terhadap pungutan liar, jadi bekerjalah sesuai dengan aturan”, tutur Syamsuar.



Pada sesi tanya jawab salah seorang peserta menanyakan prinsip dan spirit apa yang dilakukan oleh pria yang pernah bekerja sebagai honorer di Pemkab Bengkalis tersebut. Secara gamblang Syamsuar menceritakan bagaimana dirinya bekerja hingga menjabat sebagai seorang kepala Daerah.


“Hidup harus punya komitmen, terang Syam. Dulu saya berfikir bahwa saya harus bisa seperti yang orang buat, orang lain bisa kenapa saya tak bisa, begitulah prinsip hidup saya, aku mantan Inspektur Provinsi Riau.


Dan yang paling penting adalah saya ini tipikal pekerja keras dan moto saya hidup harus berguna untuk orang lain. Yakinlah kalau niat kita baik dan bertujan untuk orang banyak Insya Allah, Tuhan Yang Maha Kuasa akan memudahkannya, dan jangan lupa sayangi orang tua kita," tutupnya.

Turut hadir mendampingi Bupati Siak Kepala Badan Kepegawaian Daerah Lukman, Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan Arif Hamidi serta staf dari BKD kabupaten Siak
Baca selengkapnya

Budayakan Hidup Sehat mulai dari Keluarga Kita

Bupati Siak Syamsuar pimpin acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 52 tahun 2016, bertempat di Ruang Rapat Raja Indra Pahlawan, Senin (12/11/16).

Sebagaimana diketahui bahwa tanggal 12 November merupakan Hari Kesehatan Nasional yang diselenggarakan setiap tahunnya dan untuk Hari Kesehatan Nasional (HKS) ke-52 tahun 2016 ini mengambil tema “Masyarakat Hidup Sehat, Indonesia Kuat”.

Senada dengan Tema HKN ke-52 tahun 2016 itu, Bupati Siak Syamsuar yang membacakan langsung Sambutan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila Farid Moeloek mengatakan  untuk membangkitkan kembali pesan-pesan kesehatan bahwa sehat itu harus dijaga, bergaya hidup sehat, berpartisipasi aktif dalam jaminan kesehatan nasional. Sehingga nantinya, akan terbangun kemandirian masyarakat yang sadar akan kesehatan untuk mencapai Indonesia Kuat”.

Pada saat ini, Indonesia tengah menghadapi Tantangan kesehatan berupa triple burden, yaitu masih tingginya penyakit infeksi, meningkatnya penyakit tidak menular dan muncul kembali penyakit-penyakit yang seharusnya sudah teratasi.

Menurut Global Burden of Disease 2010 dan Health Sector Review 2014, kematian yang diakibatkan oleh penyakit tidak menular, yaitu Stroke menduduki peringkat pertama. Dengan demikian, trend ini kemungkinan akan berlanjut seiring dengan perubahan perilaku hidup di masyarakat.”Tambahnya.

Selian itu, Beliau juga menjelaskan bahwa pada tanggal 15 November mendatang, Presiden Republik Indonesia Bapak Joko Widodo akan meluncurkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau disingkat dengan GERMAS. Yaitu suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen bangsa dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

Tujuan GERMAS ini, agar masyarakat berperilaku sehat, sehingga diharapkan berdampak pada kesehatan yang terjaga, terciptanya lingkungan yang bersih, sehingga jika dalam kondisi sehat, produktivitas masyarakat meningkat dan biaya yang dikeluarkan masyarakat untuk berobat akan berkurang, dengan cara melakukan aktivitas fisik, mengonsumsi sayur dan buah, tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, memeriksa kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan dan menggunakan jamban”. ucap Datuk Setia Amanah itu dalam menyampaikan Sambutan dari Menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Diakhir sambutannya, Syamsuar mengharapkan Kepada seluruh jajaran kesahatan, termasuk Para Camat dan Penghulu agar dapat membantu mensukseskan Program Siak sebagai Kabupaten Sehat.

Dalam acara Peringatan Hari Kesehatan Nasional ini, juga diadakan Deklarasi Stop Buang Air Besar yang diikuti oleh beberapa Kecamatan dan Kampung yang ada di Kabupaten Siak.

Deklarasi ini bertujuan untuk mensosialisasikan kebiasaan, bahaya dan manfaat buang air besar di jamban serta menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya berprilaku hidup sehat dan hidup bersih.

Kampung yang mengikuti Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan, untuk Kecamatan Dayun, Kampung Lubuk Tilan, Kampung Dayun, Kampung Sawit Permai, Kampung Suka Mulya, Kampung Sialang Sakti, Kampung Teluk Merbau, Kampung Merangkai, Kampung Berumbung Baru, Kampung Buana Makmur, Kampung Banjar Seminai, Kampung Pangkalan Makmur.

Selain di Kecamatan Dayun, ada beberapa Kampung lain yang mengikuti Deklarasi ini seperti Kampung Tasik Seminai, Kampung Keranji Guguh yang ada Kecamatan Koto Gasip. Kemudian Kampung Seminai, Kampung Buantan Baru yang ada di Kecamatan Kerinci Kanan, Kemudian Kampung Sri Gading, Kampung Rawang Kao Barat yang berada di Kecamatan Lubuk Dalam.

Diakhir acara, Bupati Siak berkesempatan memberikan penghargaan kepada Kecamatan Koto Gasib Atas Paritsipasi Pembinaan terhadap Kinerja Posyandu, Desa Siaga Aktif, PHBS dan Toga, Kecamatan Dayun atas Prestasinya Stop Buang Air Besar Sembarangan tahun 2016, UPTD Puskesmas Kecamatan Koto Gasip atas Prestasi Juara pertama Lomba Tanaman Toga tingkat Kabupaten Siak dan Juara dua Tingkat Provinsi Riau tahun 2016, Posyandu Nurati Satu Kampung Tasik Seminai Kecamatan Koto Gasib atas Prestasinya Juara satu Lomba Posyandu tingkat Kabupaten dan Provinsi tahun 2016, Kampung Tasik Seminai Kecamatan Koto Gasib sebagai Juara dua dalam Penilaian Lomba Desa Siaga tingkat Provinsi Riau tahun 2016 dan Ibu Rianti sebagai Kader Posyandu masa bakti lebih dari 20 tahun di Kabupaten Siak.
Baca selengkapnya

Minggu, 13 November 2016

Syamsuar Sambut Kunjungan DMDI

Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi Sambut kedatangan Rombongan Delegasi DMDI (Dunia Melayu Dunia Islam) di Rumah kediaman  Bupati siak  nya Minggu 13 November 2016.
Sebanyak 8 orang dari Rombongan Delegasi DMDI Malaka berkunjung ke Kabupaten Siak. Kehadiran dari Rombongan tersebut disambut langsung oleh Bu
pati Siak Drs H Syamsuar,MS,i yang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Drs H Tengku Said Hamzah,Kadisparpora Hendrisan,Kepala Dinas Perindag Wan Bukhari.tujuan dari kedatangan rombongan Delegasi DMDI Malaka  tersebut sebagai Upaya menjalin serta untuk mempererat tali silaturahmi serta untuk menjalin kerja sama dibidang pariwisata antara Malaka dan Siak.


"Dengan tujuan untuk mempromosikan siak di Malaysia terutama dalam masukan kami nanti nya akan kami buat seperti promosi 1 hari siak yang khusus mempromosikan wisata siak dimalaka.jadi dalam 14 hari kami khusus kan 1 hari setiap bulan nya.hal itu yang disampaikan Tuan Nazary Ahmad selaku ketua Kabiro Kepariwisataan Dunia Melayu Dunia Islam Malaka(DMDI)

"Kita telah dipercayakan oleh Mentri kerajaan malaka untuk mempromosikan wisata malaka,terutama wisata air.
Yang jelas nya kita akan menghubungkan antara siak dan malaka yang terdiri dari dua negara terutama bagi para Wisatawan dengan tujuan untuk memakmurkan ekonomi rakyat,seperti hal nya mempromosikan makanan daerah siak jelas.

"Insyaallah kalau siak mempunyai Potensi Wisata,tentunya kami kan siap membantu untuk mempromosikannya"kata Nazary Ahmad".
 

Dikemukakan juga oleh Bupati Siak Drs H Syamsuar MSi mengatakan,kami mengharapkan kedepan adanya kerja sama dengan malaka yang jelas dampak nya bisa di rasakan oleh masyarakat.tentu nya kami juga harus banyak belajar dari malaka terutama dalam hal Pariwisata.apa lagi orang Riau paling banyak ke malaka,sebut Dia.
Selain itu,beliau juga menjelaskan,Pemerintah Indonesia khusus nya Kabupaten Siak, juga membuka  Promosi kerja sama seperti Pariwisata.apa lagi seperti malaka lebih berkembang pesat dalam menarik minat wisatawan,tandas nya.

Diakhir acara Bupati Syamsuar yang di dampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Siak Drs H T.Said Hamzah,Kadisparpora Hedrisan,Kadisperindag Wan Bukhari menyerahkan cindera mata kepada Tuan Nazary Ahmad.
Baca selengkapnya

Sabtu, 12 November 2016

Gemarikan, Siak kembali meraih Penghargaan.

Ketua TP-PKK Kabupaten Siak Hj.Misnarni Syamsuar Sabtu (12/11/16) menerima penghargaan gerakan memasyarakatkan gemar makan ikan (gemarikan) dari Direktorat Jendral Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Perikanan dan Kelautan, di Jakarta Internasional Expo (JIE) Kemayoran Jakarta.

Sekaligus juga menghadiri Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional ke-14 dan Indonesia Seafood Expo (ISE) 2016, dalam hal ini Kabupaten Siak mengirimkan utusan dari Kabupaten Yang menang di tingkat Provinsi.

Hadir juga Ketua Forikan Kabupaten Siak Rasyidah Alfedri, Ketua DWP Kabupaten Siak Rahimawati Hamzah, Kepala Dinas Peternakan Perikanan dan Kelautan Susilawati, serta pengurus Forikan lainnya.

"Saya sangat berbangga dan syukur Alhamdulillah kepada Allah SWT atas penghargaan yang diraih sebagai Forikan terbaik di Provinsi Riau, dan juga menjadi satu-satunya Kabupaten Kota di Provinsi Riau yang berkontribusi mengkampanyekan memasyarakatkan makan ikan secara maksimal" ungkap beliau saat dijumpai seusai acara.

Disampaikannya juga bahwa selain menerima penghargaan tersebut, dalam lomba tingkat nasional kali ini Kabupaten Siak mendapat Juara harapan II untuk menu keluarga dan secara keseluruhan Riau menjadi juara favorit. "Mudah-mudahan kedepannya kita mendapat prestasi yg lebih baik lagi" Katanya.

Ketua Forikan Kabupaten Siak Rasyidah Alfedri menambahkan, Penghargaan itu kita dapatkan berkat kerjasama dari berbagai pihak, mulai dari Dinas Kelautan Kabupaten Siak, Forikan Kabupaten, Kecamatan dan Desa serta CSR BSP yang telah mensosialisasikan gerakan gemar makan ini kepada seluruh masyarakat.


"Penghargaan ini merupakan dorongan bagi pengurus Forikan kabupaten, dan dengan penghargaan ini lebih memotivasi Forikan Kabupaten Siak untuk lebih giat lagi mensosialisasikan gerakan ini, dan kita berharap masyarakat Kabupaten Siak menjadi masyarakat yang kuat dan sehat" lanjutnya.

Sementara itu Susilawati mengatakan bahwa lomba masak serba ikan tingkat nasional yang ke-14 ini juga merupakan rangkaian peringatan hari nusantara dan hari ikan nasional yang ke-3, diikuti oleh 32 Provinsi di seluruh Indonesia.

"Prestasi yang telah dicapai tentu menjadi suatu tantangan bagi forikan Kabupaten Siak, dinas peternakan perikanan dan kelautan Kabupaten Siak serta pihak lainnya yang terkait bersama mewujudkan bagaimana untuk lebih meningkatkan lagi masyarakat kabupaten siak agar gemar mengkonsumsi ikan setiap hari dalam jumlah yg memadai"tambahnya.
Baca selengkapnya

Wakil Bupati Siak H Alfedri membuka secara resmi Temu karya karang taruna Kabupaten Siak ke lll

 Wakil bupati Siak Drs H Alfesri MSi membuka secara resmi membuka Musda temu karya karang taruna ke lll bertempat di Hotel Gramd Royal Sabtu 12 November 2016.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Karang Taruna Kabupaten Siak Indra Gunawan,Ketua Karang Taruna Provinsi Riau yang diwakili oleh H Tasman,Ketua Karang Taruna Se Kecamatan,serta para pemuda maupun para Pelajar perwakilan dari tiap sekolah yang ada di Siak.

Temu karya Karang Taruna Kabupaten Siak yang ke lll ini akan diselenggarakan selama 1 hari dengan peserta dari seluruh Kecamatan Se Kabupaten Siak.tentu nya panitia yang telah di SK kan ini juga akan diadakan nya seminar organisasiyang disampaikan oleh ketua karang taruna Kabupaten Siak dengan tujuan membangun usaha ekonomi kretif.hal itu yang disampaikan Ketua panitia Robi Cahyandi.

Hal yang sama juga dikatakan oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Siak Indra Gunawan SE dalam arahan nya menyampaikan,"ini murni dihadiri oleh keluarga Karang Taruna,terutama kepada Wakil Bupati Siak,beliau juga sebagai ketua Mpks Kabupaten Siak.tentu nya juga bertujuan sebagai memberikan serta menjadikan para pemuda yang ada di setiap kampung untuk selalu aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,jelas beliau.

"Kami hadir disini masih dalam keluarga besar Karang Taruna,walaupun  nanti kami tidak disini lagi,namun kami juga akan terus berupaya untuk meningkatkan semangat bagi para pemuda generasi penerus bangsa ini guna memberikan semangat yang kuat untuk selalu aktif dan berupaya menjadi yang terbaik bagi masyarakat dalam membuat program yang bermanfaat dan berdampak positif kata Indra Gunawan yang juga sebagai Ketua DPRD Kabupaten Siak.

"konsep kita yaitu bagai mana kita mengelola para pemuda yang ada di desa,yaitu bangun pemuda bangun desa.tentu nya karang taruna ini juga kita berupaya agar bisa meningkatkan untuk membangun semangat pemuda yang ada di kampung dengan mengayomi para pemuda yang ada."Jelas Indra Gunawan.

H Kasman selaku ketua karang taruna 1 Provinsi Riau  menjelaskan solidaritas ini harus kita tumbuhkan,terutama untuk karang taruna kabupaten siak yang selalu bersemangat serta begitu luar biasa.

Kedepan nya berharap agar karang taruna bisa maju  dengan membuat karya karang taruna yang begitu bagus dan bermanfaat.selain itu diharapkan  ketika memilih ketua yang baru nanti diharapkan agar benar benar bisa menjadi pemimpin yang bertujuan untuk memajukan kita semua khusus nya untuk pemuda yang ada di kabupaten siak ini.sehingga kedepan nya karang taruna bisa lebih maju.terang nya.

Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi dalam arahan nya mengatakan, sejalan dengan ini kami atas nama Pemkab Siak mengucapkan terimakasih kepada pengurus karang taruna yang telah menunjukan karya nyata ditengah masyarkat serta telah berbuat yang terbaik untuk daerah ini.

"Semoga seluruh yang telah diabadikan serta telah ditunjukan baktinya kepada daerah ini menjadi amal bakti nya.saya berharap agar kepada ketua pengurus yang baru nanti agar bisa memberikan program yang terbaik untuk masyarakat,tentu nya juga akan dibantu oleh pemerintah anggaran nya sehingga diharapkan bisa memberikan program serta di optimalkan pemanfaatan nya secara baik dengan dampak positif bagi pemuda yang ada di kabupaten siak ini.

"Dengan adanya komitmen pemerintah ,harapan kami kedepan bisa membuat program pembinaan keterampilan bagi generasi muda sehingga bedampak positif bagi kita semua.ini lah yang perlu dipersiapkan terutama pembinaan khusus keterampilan generasi muda sebagai wadah membina generasi bangsa ini.dengan pembinaan keterampilan yang telah dilakukan dari dinas tenaga kerja bisa memberikan serta memfasilitasi guna melatih terhadap bidang keterampilan nya untuk modal bekerja pungkas nya.

Baca selengkapnya

Rabu, 09 November 2016

Gratifikasi untuk semuanya, bukan hanya Kepala Daerah saja

Bupati Siak Syamsuar menghadiri acara Deklarasi Anti Gratifikasi Pemerintah Provinsi Riau serta Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Riau di Balairung Room Hotel Pangeran Pekanbaru, Rabu (9/11/16) Pekanbaru.


Turut hadir dalam acara tersebut Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Alexander Marwata, Ketua Ombudsman Republik Indonesia Amzulian Rifa’i, Diriketur Gratifikasi KPK Republik Indonesia Giri Suprapdiono, Gubernur Provinsi Riau Arsyadjuliandi Rachman serta para Bupati dan Walikota se-Provinsi Riau. 


Dalam sambutannya, Gubernur Provinsi Riau mengatakan bahwa Pelayanan publik memang rentan terhadap kasus Korupsi, Pungutan Liar (pungli) dan Gratifikasi. 


Pelayanan kepada masyarakat ini terkait erat dengan waktu, keadaan dan kesempatan. Inilah yang membuat Pelayanan kepada masyarakat menjadi tempat berawalnya Korupsi, Pungli dan Gratifikasi.

“untuk memberantas Korupsi, Pungli dan Gratifikasi yang ada di Provinsi Riau serta Kabupaten/kota. Saya mengajak seluruh Kepala Daerah agar berkomitmen untuk tidak melakukan hal tersebut mulai dari sekarang” Harap Andi.


Senada dengan hal tersebut Ketua Ombudsman Amzulian Rifai mengatakan bahwa negara kita sekarang berada dimana pelayanan masyarakat penting bagi Pemerintah baik itu Pemerintah Pusat maupun Daerah. 


“Bisa kita lihat bahwa Negara dengan Pelayanan Publik yang baik bisa dipastikan bahwa tingkat Korupsi mereka rendah dan juga sebaliknya jika Negara mempunyai Pelayanan Publik yang jelek bisa dipastikan tingkat korupsi mereka tinggi," sebutnya.


Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menambahkan  bahwa tujuan didirikan negara kita ini adalah untuk mensejahterakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali, itu juga terkait dengan pelayanan daerah terhadap masyarakat.

“Akan tetapi ada pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan situasi ini untuk mengambil keuntungan”, ucapnya. 


Selama 8 tahun belakangan, KPK sudah memproses 50 orang Bupati dan Walikota, Sementara untuk gubernur kurang lebih 15 orang yang terkait dengan tindak pidana Korupsi.

“Kami berharap dengan adanya Deklarasi anti Gratifikasi ini bapak-bapak bisa menerapkannya dengan sebaik mugkin di Daerahnya serta bisa menciptakan pelayanan kepada masyarakat semakin baik," harapnya. 


Dalam acara ini juga diadakan penandatanganan Anti Gratifikasi oleh Gubernur Provinsi Riau dan diikuti oleh Seluruh Bupati dan Walikota Se-Provinsi Riau sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Riau untuk terhindar dari Korupsi, Pungli, Gratifikasi.


Dijumpai seusai acara, Bupati Siak Syamsuar menjelaskan bahwa Gratifikasi bukan ditujukan hanya untuk kepala Daerah saja, akan tetapi untuk semua Pimpinan dan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun ASN diharapkan tidak melakukan Gratifikasi. 


“jika nantinya dijumpai adanya Gratifikasi maupun pungli, diharapkan melapor ke KPK langsung ataupun melalui Inspektorat” tegas Syam sapaan akrab Bupati Siak.


Selain itu, terkait dengan Pungutan Liar (pungli) Syamsuar juga menegaskan bahwa kita sudah membuat surat edaran kepada seluruh pimpinan SKPD agar tidak melakukan pengutan liar dan untuk setiap pelayanan kita gratiskan tanpa pengutan biaya.


“Jika ada masyarakat yang menggunakan oknum-oknum (calo) sebagai perantara sebaiknya jangan dilayani, dikhawatirkan akan berdampak buruk karena merekalah yang akan  seperti contoh yang tidak baik,"  tutup Datuk Setia Amanah tersebut.

Direktur Gratifikasi KPK RI Giri Suprapdiono mendapat giliran terakhir memberikan arahan dan sosialisasi pada kegiatan Deklarasi Anti Frarifikasi yang sitaja oleh KPK RI.


Sebelum memberikan informasi terkait perihal gratifikasi di Ballroom Hotel Pangeran mengajak peserta untuk melakukan gerakan senam ringan. Hal ini untuk menghangatkan tubuh dari suhu ruangan yang adem serta rasa kantuk yang tak tertahankan.


Tampak para kepala daerah se Riau yang hadir agak malu-malu mengikut gerakan senam yang di tampilkan melalui video melalui layar infokus.


Begitu juga dengan Bupati Siak Syamsuar, meski sungkan beliau tetap mengikuti gerakan senam tersebut sambil tersenyum.


Hadir pada saat itu Pimpinan KPK RI Alexander Marwata, Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai, Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, dan Sekda Prov Riau serta Bupati/Walikota se Riau.


Giri mengingatkan jangan sampai Kepala Daerah se Riau untuk menerima Gratifikasi. Kalau ada yang menerimanya baik langsung maupun tidak langsung segera laporkan ke KPK.

Termasuk Pegawai Negeri, apabila pegawai negeri menerima secara tidak langsung, yang bersangkutan wajib melaporkan kepada KPK paling lambat 30 hari setelah menerima.

Laporan bisa juga melalui unit pengendali gratifikasi di institusi masing-masing paling lambat tujuh hari kerja setelah diterima. "Kami anjurkan itu diberikan saja kepada orang lain yang membutuhkan," jelasnya. 

Sebelumnya Gubernur Riau dan Bupati/Walikota se Riau membacakan ikrar Deklarasi Anti Korupsi dan menandatangi Deklarasi tersebut.(Hms)
Baca selengkapnya

Minggu, 06 November 2016

Perdana Ikut Lomba, SMA STIC Siak Langsung Juara

SMA Sains Tahfizh Islamic Center (STIC) Siak mencatatkan prestasi membanggakan. Dalam Alkamil Expo 2016, siswa dari sekolah ini berhasil meraih juara pertama dalam dua cabang lomba.
Acara tahunan tersebut digelar Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) Universitas Riau. Diselenggarakan dari tanggal 2-5 November 2016.

''Kami mengutus dua cabang perlombaan, Tahfiz Juz 30 dan Syarhil Quran. Alhamdulillah, keduanya meraih juara pertama,'' Humas SMA STIC Siak, Hatta Zulkifli, Minggu (6/11).

Peserta acara ini berasal dari seluruh Kabupaten/Kota Se-Provinsi Riau. Untuk Tahfiz Juz 30 diikuti oleh 77 peserta. Sedangkan untuk Syarhil Quran diikuti oleh 34 peserta.
''Untuk Syarhil Quran, ini pertama kalinya SMA STIC Siak ikut berpartisipasi. Bersyukur sekali kita langsung mencatatkan prestasi terbaik,'' kata Hatta.

Peserta Syarhil Quran atas nama Rian Asmawi, Rezi Al Rizki dan Salamatun Nisha. Sedangkan peserta Tahfiz Juz 30 atas nama, Ismail Ihsan dan Andriansyaf.
''Prestasi ini menjadi motivasi buat kami, karena ini merupakan tahun pertama SMA STIC Siak berdiri,'' kata Hatta.

Keberhasilan ini katanya, tidak terlepas dari dukungan yang diberikan seluruh Majelis Guru dan juga orang tua murid.

Ke depan diharapkan, SMA STIC Siak dapat terus mempertahankan prestasi tersebut. Terlebih lagi SMA swasta unggulan di Kabupaten Siak itu, berkeinginan untuk dapat mencetak kader Bangsa yang menguasai sains dan tekhnologi, berlandaskan nilai-nilai keIslaman yang kuat.

Bupati Siak Drs H Syamsuar, juga memberikan apresiasi atas prestasi yang dicatatkan siswa SMA STIC Siak ini.
"Alhamdulillah, saya ucapkan selamat atas prestasinya. Ini juga bagian dari semangat kita menjaga mukjizat Al Quran," kata Syamsuar.

Prestasi ini juga menunjukkan kecintaan anak-anak Siak sejak dini pada Al Quran, dan hal tersebut harus terus dijaga. Syamsuar mengatakan, sekolah-sekolah berbasis Agama di Siak, sudah banyak mencatatkan prestasi.

"Termasuk SMP Islamic Center, juga menjadi yang terbaik untuk tingkat SMP se-Kabupaten Siak. Saya ucapkan terimakasih kepada Bapak dan Ibu Guru yang telah mengajar anak-anak kita dengan baik, sehingga menjadi anak sholeh dan sholehah. Teruslah mencatatkan prestasi membanggakan untuk Siak," tutup Syamsuar.
Baca selengkapnya

Jumat, 04 November 2016

Fauzi Asni Sambut Kunjungan Peserta Konferensi Nasional Matematika

Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kab Siak Dr H Fauzi Asni MSi sambut kedatangan Rombongan Fieltrip Peserta Konferensi Nasional Matematika tahun 2016 di Gedung Tengku Mahratu Jumat 4 November 2016.
Kunjungan tersebut dalam rangka kunjungan tahunan sebagai Konferensi Nasional Matematika di Tahun ini serta sekaligus untuk melakuka wisata ke Kabupaten Siak.peserta yang mengikuti tentu nya juga ada dari bebrapa negara ynag mengikuti diantara nya dari Belanda serta dari Negri Jiran Malaysia.hal itu yang dikatakan oleh ketua Rombongan Dr Syamsudhuha MS.c Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan ketika ditemui di Gedung Tengku Mahratu.


Selain itu juga turut ikut dalam Rombongan kurang lebih sebanyak 150 peserta rombongan sangat puas dengan pesona wisata yang ada di kabupaten siak,terutama Istana Asserayah El Hasyimiah yang juga saksi sebagai peninggalan kerajaan Melayu Siak sebagai tempat pertama yang mereka kunjungi.

Dilanjutkan dalam hal yang sama pula oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kab Siak Dr H Fauzi Asni MSi mengatakan ,kami menyambut baik para tamu yang hadir berserta Rombongan yang teridiri dari  Peserta Konferensi Nasional Matematika tahun 2016 di Kabupaten Siak ini,tentu nya juga kami mengucapkan terimakasih dikarenakan telah mau menyempatkan diri untuk singgah serta mengunjungi objek wisata yang ada di siak ini kata dia.

Diahir acara juga dilakukan nya foto bersama oleh  Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kab Siak Dr H Fauzi Asni MSi bersamam Rombongan Peserta Konferensi Nasional Matematika Tahun 2016.
Baca selengkapnya

Festival HAKI di Riau, Siak siap ikut berpartisipasi

Bupati Siak Syamsuar di dampingi Kepala Inspektorat Kabupaten Siak Faly Wurendarasto menghadiri pertemuan terkait Persiapan Pelaksanaan Kegiatan Rembug Integritas Nasional (RIN) dan rangkaian festival Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2016 bertempat di Ruang Melati Kantor Gubernur Riau, Jumat (04/11/16).

Hadir dalam pertemuan tersebut Gubernur Riau Arsyajuliandi, Staf Ahli Gubernur Riau Bidang Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Riau Arlisman agus, Ketua DPRD Provinsi Riau, Bupati dan Walikota se Provinsi Riau, Perwakilan KPK Bidang Pencegahan Anto Ikayadi, Forkompinda, BUMN, BUMD, serta pejabat terkait lainnya.

"Yang penting bagimana menyukseskan kedua iven yang akan dilaksanakan sekaligus di pekanbaru ini. Dan ini merupakan hasil rapat terakhir kami dengan pimpinan KPK dengan mempresentasikan persiapan-persiapan yang ada sekaligus di harapkan presiden untuk melounching aplikasi yg di persiapkan oleh kpk dan juga akan langsung di integrasikan di dalam 34 provinsi serta juga akan diberlakukan secara nasional" kata gubernur di awal sambutannya.

"Tidak hanya itu, Kpk juga akan mendirikan pendidikan anti korupsi, dan ini bukan hanya untuk Pemerintah melainkan juga masyarakat, dan Sebetulnya juga dengan acara HAKI ini kpk sudah memulai mengajak masyarakat mendidik komunitas untuk bagaimana mengelola acara ini dengan transparan dan mencegah anti korupsi" lanjutnya.

Sementara itu Anto menyampaikan, Pemilihan Riau bukan sesuatu yang negatif, melainkan Riau ditunjuk secara aklamasi dan demokrasi. "Riau memiliki banyak pesaing, namun pada akhirnya Riau lah yang terpilih menjadi tuan rumah, suatu kehebatan buat Riau dan dengan semangat itulah kami meyakini Riau akan menjadi lebih baik lagi. Dengan tagline yang sudah ditentukan oleh Gubernur Riau " Ayo riau bergerak untuk indonesia tangguh", kalau riau sudah bergerak maka pergerakan akan mengalir keseluruh penjuru nusantara".

"Ini merupakan kesempatan menunjukkan ke daerah dan lembaga lain bahwa riau sudah berubah dan menjadi lebih baik dari yang lalu. Pada saat kegiatan nanti ini bukan sekedar perayaan melainkan menjadi salah satu ikon wisata di riau dan akan menjadi pesta rakyat melayu yang ada di Riau" lanjutnya.

Ditambahkannya juga bahwa Provinsi Riau merupakan tuan rumah HAKI pertama yang berada di luar pulau Jawa, dan dengan ini kita akan menjadikan Provinsi Riau sebagai contoh positif untuk daerah lainnya dalam pencegahan Korupsi di Indonesia.

Acara Festival HAKI dan RIN akan diselenggarakan tanggal 7 – 10 Desember 2016. Kegiatan HAKI akan melibatkan masyarakat di 12 kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Riau dan juga 33 Provinsi lainnya di Indonesia.

Secara garis besar kegiatannya antara lain Jalan Santai/Kirab, Ekspo dan bazar, Seminar, Jual-beli pantun dan syair, Pagelaran seni budaya, menulis surat (Siswa SD, SLTP dan SLTA ) kepada Gubernur/Presiden, Fotografi. Sementara RIN akan dilakukan dalam bentuk Deklarasi Riau dan Workshop Integritas Anggota DPRD Provinsi Riau.

Dijumpai seusai acara Syamsuar mengatakan bahwa hasil dari pertemuan ini akan disampaikan ke masyarakat Kabupaten Siak ,"Tentunya hasil dari pertemuan ini kita akan sampaikan kepada masyarakat Kabupaten Siak bahwa Riau menjadi tuan rumah untuk perayaan HAKI (Hari Anti Korupsi Internasional) 2016".

"Seperti yang dikatakan tadi bahwa ini merupakan iven besar dengan meliputi seluruh elemen masyarakat di 12 Kabupaten di Provinsi Riau dan 33 Provinsi lainnya, Kita menyambut baik perayaan iven ini dan kita siap ikut berpartisipasi serta meramaikan iven besar ini, dan tentunya kita akan berikan yang terbaik untuk capaian kesuksesan iven ini"pungkasnya.
Baca selengkapnya

Selasa, 01 November 2016

Assesment Jabatan Tinggi Pratama, Siak Gandeng Tim Psikologi Angkatan Darat Bandung


Syamsuar buka secara resmi kegiatan Assessment Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Kabupaten Siak tahun 2016 diruang rapat Raja Indra Pahlawan, selasa (1/11/16). Beliau berpesan agar para peserta Assasment bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan ini.

Demi menciptakan aparatur yang profesional, berkopetensi, berprestasi kerja dan sesuai dengan tingkat Jabatannya tanpa memandang jenis kelamin, agama, Suku dll  guna mewujudkan pelayanan yang baik terhadap masyarakat, Pemerintah Kabupaten Siak mengadakan Assasment Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang langsung bekerjasama dengan Dinas Psikologi Angkatan Darat Bandung.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, diharapkan peningkatan kemampuan pejabat struktural dilingkungan Pemerintah Kabupaten Siak dari aspek psikologis, mental dan kapabelitas akan semakin baik” ujar Kepala Badan Kepegawaian Daerah Lukman.

Kegiatan Assisment ini laksanakan selama tiga hari terhitung mulai tanggal 2 November sampai dengan 5 november 2016 di Hotel Grand Mempura dan diikuti oleh 83 orang peserta, tambahnya.

Pelaksaaan Assessment ini merupakan implementasi dari UU No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara dan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara. Reformasi Birokrasi Republik Indonesia No. 15 Tahun 2014 Tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Senada dengan itu, Bupati Siak Syamsuar mengatakan kepada para peserta agar mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan psikologi ini dengan serius dan penuh rasa tanggung jawab agar hasil yang didapatkan bisa memuaskan.

“Pada kesempatan tahun lalu, tidak semua peserta yang serius mengikuti kegiatan ini dan hasilnya tidan semua yang memperoleh hasil memuaskan. Akan tetapi untuk tahun ini, tesnya berbeda dengan tahun sebelumnya jadi diharapkan agar semua peserta serius mengikutinya” harap bg Syam.

Selain itu, beliau juga menyinggung sedikit tentang kedisiplinan PNS yang berada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Siak.

“Saya kemarin sudah berdiskusi dengan Kemempan, mereka menegaskan jangan sampai adanya pungutan liar di Kabupaten Siak terhadap pelayanan kepada masyarakat, kemudian penyalahgunaan narkoba dan terhadap PNS yang tidak disiplin, berkinerja buruk dan tidak bertanggung jawab akan segera diberhentikan” tegasnya.

Kemudian, Dinas Psikologi Angkatan Darat Bandung yang sekaligus Ketua Tim Assesment Jabatan Tinggi Pratama Kolonel Anshari Joni menjelaskan sedikit tentang kegiatan tersebut.

“Kegiatan akan kita awali dengan Psikometri atau mengukur potensi kita karna ini bisa berubah-ubah, Group Discussion disini kita akan mendiskusikan suatu masalah dan mengambil keputusan terhadap masalah tersebut, kemudian kita akan adakan wawancara sesuai dengan pekerjaan bapak dan ibuk masing-masing dan masih banyak lagi tes yang akan kami lakukan”. Jelas Kolonel itu.

Diharapkan kepada bapak dan ibuk selama mengikuti kegiatan ini dengan hati yang senang, iklas dan bersemangat. Karna untuk satu kali tes akan memakan waktu lima sampai dengan enam jam, tutupnya sambil tersenyum.
Baca selengkapnya

Most Recent

Blue Fire Pointer

Facebook

Advertising

Disqus Shortname

Comments system