Sabtu, 05 September 2015

Ingin jadikan TDS 2015 milik masyarakat Riau, Humas Pemkab Siak Lakukan Aksi di CFD.




Berbagai upaya terus dilakukan Pemkab Siak untuk mempublikasikan Iven Tour De Siak (TDS) 2015. Salah satunya melalui aksi turun kejalan untuk mensosialisasikan iven balap sepeda berskala internasional itu, seperti yang dilakukan Humas Pemkab Siak pada ajang Car Free Day yang berlokasi di Jalan Diponegoro Kota Pekanbaru, Minggu (06/09/15).

Selain menggandeng sejumlah media massa dan memaksimalkan publikasi luar ruang melalui pemasangan Billboard di Kota Siak Sri Indrapura, Pekanbaru dan Jakarta, Humas Pemkab Siak juga memanfaatkan ajang CFD di Pekanbaru untuk menarik minat wisatawan domestik, untuk datang langsung dan menyaksikan iven Tour De Siak.

"Kita ingin TDS ini tidak hanya dinikmati dan disaksikan masyarakat Siak saja, tapi juga menjadi milik dan kebanggaan masyarakat Provinsi Riau secara luas", kata Kabag Humas Alzukri SPd. Dipilihnya lokasi CFD di pusat Ibukota Provinsi Riau ini menurutnya, karena nilai strateginya yang menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat Riau dari berbagai Kabupaten Kota di akhir pekan.

Tampak antusiasme yang cukup tinggi dari pengunjung CFD, terlihat dari banyaknya pengunjung yang singgah untuk melihat Foto-foto karya pemenang Lomba Foto TDS tahun lalu, selain menikmati video profil TDS dan pariwisata yang ditampilkan.

"Tak sampai satu jam, brosur lomba foto dan majalah yang kita bagikan habis oleh pengunjung, banyak juga yang minta namun tak kebagian, ya terpaksa dikirim via email" kata ketua PPID Kabupaten Siak ini.

Nantinya selain datang langsung ke Siak Sri Indrapura, masyarakat luas juga dapat menyaksikan opening ceremony TDS 2015 melalui siaran langsung televisi dan radio lokal. "Selain itu informasi pelaksanaan TDS juga kita update melalui media online dan sosial media. Kita ingin masyarakat Riau turut merasa memiliki dan bergembira dengan TDS ini" pungkasnya.

Rangkaian pelaksanaan kegiatan Tour De Siak 2015 direncanakan dimulai pada tanggal 14-20 September mendatang. Selain diikuti 8 tim dari dalam negeri, atlit-atlit 10 tim mancanegara turut berkompetisi pada pelaksanaan iven prestisius kali ketiga ini.




Baca selengkapnya

Senin, 10 Agustus 2015

Sempena Kenduri 13 Tahun BOB, Wabup Titip Sejumlah Harapan



Sempena Acara Kenduri 13 Tahun BOB BSP Pertamina Hulu Energi, Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menyampaikan dukungan terhadap program CSR perusahaan kepada masyarakat Kabupaten Siak.  Sejumlah harapan yang  ia sampaikan kepada perusahaan yang berhasil meraih prestasi sebagai 5 besar perusahaan eksplorasi minyak di Indonesia tersebut diantaranya, kebijakan pengalihan lifting, dukungan elektrifikasi daerah, hingga CSR dan dukungan pembangunan refinery.  

“Proses Lifting atau pengapalan minyak yang selama ini dilakukan BOB BSP-Pertamina Hulu Energi melalui pelabuhan Dumai, kedepan diharapkan dapat dialihkan melalui Pelabuhan KITB  yang digadang-gadang akan menjadi lokomotif penggerak perekonomian diwilayah  Kabupaten Siak dimasa depan”. Kata Wabup saat menghadiri Kenduri 13 tahun dan Halal bi Halal BOB serta CIP Celebration Award.

Dalam kegiatan bertema “Nilai-nilai Siak Melayu, Ciptakan Budaya Baik dan Bersih” bertempat di Mess Hall Zamrud Camp BOB BSP Pertamina Hulu Kecamatan Dayun itu, Wabup berharap melalui pengalihan lokasi lifting dari Dumai ke KITB, BOB BSP-Pertamina Hulu dapat meningkatkan sinergi dengan program pembangunan yang diusung Pemkab Siak khususnya dalam hal pengembangan lanjutan KITB yang sudah mulai beroperasi dan mendapat dukungan anggaran dari Kementerian Perhubungan tersebut.

“Mengingat resiko yang mungkin ditimbulkan pemipaan yang sudah tua terhadap masyarakat dan lingkungan karena melalui pemukiman padat seperti di Kecamatan Tualang, serta tinjauan teknis karena banyaknya minyak yang tertinggal di pipa-pipa yang tua ini, kami sangat mengharapkan pengalihan lokasi lifting ini bisa segera dilakukan” katanya dihadapan Plt Gubernur, Korem 031 Wirbima, pj Bupati Bengkalis, GM dan Direktur PHI BOB, serta Dirut BSP-Pertamina Hulu dan hadirin undangan yang hadir.

Tidak hanya soal lifting, lebih lanjut Alfedri juga berharap adanya upaya refinery atau pembangunan kilang minyak dikawasan industri untuk meningkatkan serapan tenaga kerja lokal masyarakat Kabupaten Siak dan meningkatkan pendapatan daerah sekaligus memenuhi kebutuhan minyak dalam negeri khususnya di Kabupaten Siak. Selain Wabup juga berharap pengelolaan powerplant bersumber energi gas yang dilakukan BOB dapat dilakukan optimalisasi dan efisiensi, sehingga bisa membantu masyarakat sekitar wilayah operasi BOB. “Kelebihan energi yang dipakai untuk operasional BOB bisa membantu masyarakat, karena hingga hari ini elekterifikasi PLN di Kabupaten Siak baru mencapai 57 persen” harapnya.

Terkait program CSR, Ketua BAZNAS Kabupaten Siak ini mengakui peran Bumi Siak Pusako selaku BUMD sudah membantu masyarakat melalui program CSR, untuk itu ia juga berharap Pertamina Hulu Energi rekanan konsorsium PT BSP juga dapat meningkatkan porsi program CSR bagi masyarakat lokal. “Kami juga berharap kedepan Program CSR Pertamina Hulu Energi juga dapat ditingkatkan agar bisa dinikmati masyarakat sekitarnya” tutupnya.
Baca selengkapnya

Kamis, 06 Agustus 2015

Lulus Diklat Pola Baru, Proyek Perubahan Wajib Terealisasi.



Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV dilingkungan Pemkab Siak resmi ditutup (4/08/2015). Diklat yang dilaksanakan di Siak Sri Indrapura untuk meningkatkan "leadership" bagi Aparatur Sipil Negara ini merupakan diklat dengan pola baru, yang dilaksanakan dengan pola di dalam dan diluar kampus.

Asisten Administrasi Umum, Drs H Djamaluddin yang dalam kesempatan itu didampingi Kepala BKD H Lukman MPD saat menutup secara resmi pelaksanaan Diklat mengatakan, setelah lulus peserta diharapkan dapat menunjukkan peningkatan kualitas kepemimpinan sebagai pejabat eselon IV. "Sesuai aturan, pejabat eselon harus lulus diklat maksimal 2 tahun setelah mulai menjabat". Katanya.

Ia juga berharap para pejabat eselon IV sebagai motor penggerak roda pemerintahan harus mampu memberikan contoh bagi bawahan dan masyarakat. "Sebagai agen perubahan harus menunjukkan keteladanan ditengah masyarakat, dan memiliki skill mumpuni dalam bertugas" tambahnya.

Sementara itu Arif Hamidi, Kabid Diklat BKD Kabupaten Siak dalam laporannya mengatakan, diklat  kali ini dilaksanakan dari April-Agustus 2015. "Sebanyak dua peserta tidak dapat mengikuti diklat hingga akhir, satu orang mengundurkan diri karena sakit diawal diklat, dan satu orang meninggal dunia saat cuti lebaran" katanya.

Dalam pelaksanaan Diklat ini, 10 peserta terbaik direkomendasikan untuk dipertahankan pada jabatannya hingga pelaksanaan proyek perubahan yang menjadi syarat kelulusan peserta selesai diimplementasikan. Sebanyak 76 orang dari 78 peserta yang di uji seminarkan dinyatakan lulus, sementara 2 orang dinyatakan ditunda untuk melengkapi administrasi lebih lanjut. "Selamat bertugas para pemimpin perubahan" tutupnya.

Diklat Pim IV yang terlaksana atas kerjasama BKD Kabupaten Siak dan UPT Diklat Kepegawaian Provinsi Riau itu dilaksanakan dalam 5 tahapan yang harus dijalani Peserta diklat, yang terbagi dalam angkatan III dan IV.
Baca selengkapnya

Rabu, 05 Agustus 2015

Orang Ocu se-Kabupaten Siak Pererat Silahturrahim dan Persatuan.



Masyarakat Kampar yang berada di Kabupaten Siak, merupakan bahagian dari masyarakat Kabupaten Siak yang telah eksis dan turut berperan memajukan Kabupaten Siak sejak masa lama. Karena itulah masyarakat kampar di Kabupaten Siak dapat dijumpai dimana-mana. Demikian dikatakan Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri saat menghadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Ikatan Keluarga Kampar (IKK) se-Kabupaten Siak di Siak Sri Indrapura (5/08/2015).

"Masyarakat asal kampar banyak kita jumpai dengan latar belakang profesi di Kabupaten Siak baik politisi, birokrat, pengusaha, ulama dan sebagainya. Semua tidak diragukan lagi telah banyak berperan dalam mendukung kemajuan pembangunan negeri istana" katanya dihadapan ratusan masyarakat Kampar di kediaman Drs H Jamaluddin, salah seorang tokoh masyarakat Kampar di Siak Sri Indrapura.

Untuk itu ia bersama Bupati Siak Drs H Syamsuar yang turut hadir pada kegiatan tersebut mengajak semua elemen masyarakat kampar untuk terus meningkatkan silahturrahim dalam sistem kekerabatan yang ada di masyarakat kampar. "Acara ini kita sambut positif, banyak diantara kita yang jadi saling kenal mengenal melalui acara ini" kata Ketua BAZNAS Kabupaten Siak ini.

Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Kampar Kabupaten Siak H Fahruddin mengatakan saat ini di Kecamatan Siak saja terdata hampir 600 Kepala Keluarga. Untuk itu ia mengatakan kedepan, pendataan masyarakat Kampar di Kabupaten Siak akan ditingkatkan kembali.

"Gerakan IKK di Provinsi Riau sangat gencar, persebarannya bahkan sudah sampai Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Alhamdulillah dunsanak awak sangat besar dan potensinya luar biasa kalau digerakkan" katanya.

Lebih lanjut pengusaha farmasi ini juga mengajak anggota IKK untuk terus meningkatkan persatuan dan kesatuan dan silahturrahmi. "Marilah bersama2 kita majukan IKK, ringan sama dijinjing berat sama dipikul" tambahnya.



Baca selengkapnya

Sabtu, 01 Agustus 2015

Syamsuar : Kami Juga Manusia Dho'if Yang Tak Sempurna


Bupati Siak Drs. H. Syamsuar M.Si dan Wakil Bupati Siak H. Alfedri M.Si beserta jajaran menghadiri kegiatan Halal bi halal yang dilaksanakan oleh Keluarga Besar Masyarakat Siak yang berada di Pekanbaru (01/08/15).

Tampak hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRD Indra Gunawan, Sekda H.T.S Hamzah, mantan Bupati Siak H. Arwin AS, mantan Gubernur Riau H. Wan Abubakar, sejumlah tokoh dan pembesar masyarakat Siak di Pekanbaru, Ustad H.Abdul Somad lc, MA, tokoh wanita, serta pelajar dan mahasiswa asal Kabupaten Siak.

Dikatakan oleh Syamsuar dalam sambutannya, selama 4 tahun kebelakang periode kepemimpinannya bersama Wabup H. Alfedri, Pemkab sesuai Visi Misi telah berupaya melaksanakan pembangunan Kabupaten Siak melalui penguatan birokrasi, pelayanan publik, pariwisata, serta masyarakat melayu yang agamis. 

"Karenanya dengan penuh kerendahan hati, kami memohon maaf yang tulus kepada seluruh masyarakat, apabila selama menjalankan roda pemerintahan dan bermasyarakat terdapat hal-hal yang dirasakan kurang berkenan. Kami juga manusia biasa yang dhoif dan tak sempurna" katanya.

Kedepan, dikatakan Syamsuar Pemkab Siak tetap mengedepankan pembangunan pendidikan dan keagamaan. "Dari pembangunan berbagai sekolah keagamaan dan pondok pesantren yang telah dilaksanakan mulai menampakkan hasil. Anak-anak Siak banyak yang berprestasi dalam MTQ dan menjadi imam-imam mesjid di Kota Pekanbaru dan Kepulauan Riau" jelas Syamsuar. Dikatakannya lagi, dimasa yang akan datang Siak menjadi tujuan studi keagamaan dengan keberadaan lembaga pendidikan seperti MAN IC di Tualang dan Pospes Gontor Putera di Sungai Mandau.

Sementara itu H. Zailan Izhar ketua Keluarga Besar Masyarakat Siak di Pekanbaru memanfaatkan kesempatan halal bi halal tersebut untuk menyampaikan harapan akan pelaksanaan Pilkada adil dan bermarwah yang sebentar lagi akan dilaksanakan di Kabupaten Siak. "Kalau menang, menang bermarwah. Kalau kalah, kalah terhormat" katanya. Ia juga berharap pelaksanaan Pilkada Siak nanti berjalan aman dan lancar.

Kegiatan halal bi halal kali ini dilaksanakan penuh khidmat dengan suasana melayu yang islami. Selain dihibur seni melayu tradisional, acara juga diisi haflah tahfidz Qur'an, tausiyah oleh oleh Ustad Abdul Somad, serta penyerahan bantuan untuk anak-anak yatim dan dhuafa.

Baca selengkapnya

Kamis, 04 Juni 2015

Dianggap Sukses di KBN, Siak Diwacanakan Jadi Tuan Rumah Kemah Budaya Dunia 2017







Keterangan Foto :

1. Peserta KBN 2015 dari Pramuka Indonesia dan Pengakap Malaysia berfoto bersama jelang Apel Akbar Pembukaan Kemah Budaya Nasional 2015 di lapangan tugu depan istana Asserayah El Hasyimiyah Siak Sri Indrapura (4/6/2015)

2. Mendikbud Anies Baswedan, Ka Kwarnas Adhyaksa Dault, Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman, Bupati Siak H Syamsuar, Ka Kwarda Azaly Djohan, dan Wabup Siak sekaligus Ka Kwarcab 09 Siak memetik gambus dan memukul kompang, sebagai seremonial dimulainya KBN 2015 di SIak Sri Indrapura.  

3. Mendikbud RI Anies Baswedan dan Ka Kwarnas Adhyaksa Dault didampingi Plt Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman dan Bupati SIak H Syamsuar serta Ka Kwarda Riau Azaly Djohan disambut tradisi pencak silat sesaat sebelum Apel Akbar KBN 2015 di Siak Sri Indrapura.




(Siak Sri Indrapura) Pelaksanaan Kemah Budaya Nasional (KBN 2015) di Bumi Perkemahan Tengku Buwang Asmara Siak Sri Indrapura baru saja dimulai dan akan ditutup 8 Juni 2015 nanti, namun Kabupaten Siak telah diwacanakan menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan yang sama dengan lingkup iven yang lebih besar yaitu Kemah Budaya se-Dunia, yang direncanakan Kemendikbud akan dilaksanakan tahun 2017 mendatang.


Wacana itu diungkap Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adyaksa Dault dihadapan Mendikbud RI Anies Baswesdan dan sejumlah tamu VIP saat memberikan sambutan pada apel pelaksanaan KKBN 2015. Mantan Menpora era Presiden SBY ini spontan meminta kesediaan Siak menjadi tuan rumah perdana kegiatan yang sedang dirintis tersebut.

"Tadi Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Pak Kacung Maridjan bercerita tentang cita-citanya melaksanakan Kemah Budaya Dunia di Kabupaten Siak, tentu kalau pak Bupati Syamsuar tidak berkeberatan Siak kembali menjadi tuan rumah" kata Adhyaksa yang langsung disambut bahagia dan anggukan tanda setuju Bupati Siak Drs.H.Syamsuar MSi.

Kemah Budaya Nasional yang kali ke empat dilaksanakan ini, menurut Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Kacung Maridjan dalam laporannya sebagai panitia pelaksana merupakan kegiatan satu-satunya Kemah Budaya yang dilaksanakan diseluruh dunia."Saya kira kedepan kita sudah layak melaksanakan kemah budaya se-dunia,dan melihat kesiapan pelaksanaan KBN ini, Kabupaten Siak termasuk daerah yang paling layak menjadi tuan rumah pelaksanaannya nanti" kata Kacung.

Saat ini, 1000 lebih anggota pramuka penggalang dari 34 provinsi ditambah 115 anggota pengakap dari negara jiran Malaysia telah hadir di Kabupaten Siak. KBN 2015 resmi dibuka oleh Mendikbud Anies Baswesdan Kamis pagi (4/6/2015) dalam apel pembukaan KBN 2015 di lapangan tugu depan Istana Asserayah El Hasyimiah Siak Sri Indrapura.Setelah disambut dalam malam jamuan makan malam bernuansa tradisional melayu, direncanakan para peserta KBN juga akan terlibat dalam penampilan kebudayaan dan aksi penanaman 1500 tanaman khas dari 34 Provinsi yang dipelopori Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, selain itu peserta juga akan melaksanakan bakti sosial disekitar bumi perkemahan Tengku Buwang Asmara.
Baca selengkapnya

Senin, 01 Juni 2015

Sambut Bulan Suci Ramadhan, IKADI Siak taja Seminar Thibbun Nabawi


Sebagai upaya mensyiarkan kembali metode pengobatan sunnah ala Rasulullah SAW, Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kabupaten Siak menggelar seminar sehari metode Thibbun Nabawi di Siak Sri Indrapura (30/5/2015). Dalam kegiatan yang dilaksanakan bertempat di Aula TK Pemda tersebut menghadirkan Dr.Hidayatul Upiza dari Kota Pekanbaru sebagai pembicara, dan dihadiri oleh pengurus Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Siak, Asosiasi Bekam Indonesia (ABI) Siak, praktisi kesehatan dan pendidikan, serta agen-agen Thibbun Nabawi se-Kabupaten Siak.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Siak Dr. Toni Chandra yang turut hadir dalam kesempatan itu turut menyambut baik upaya edukasi dibidang kesehatan yang dilaksanakan IKADI Kabupaten Siak tersebut. “Untuk mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Siak menuju masyarakat yang sehat dan agamis, diperlukan dukungan dari semua kalangan baik organisasi maupun masyarakat, karenanya Pemkab Siak memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan ini” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana kegiatan M.Yazurri mengatakan syiar metode pengobatan ala nabi tersebut merupakan sarana mengedukasi masyarakat dalam menghadapi datangnya bulan suci ramadhan. “Selain menumbuhkan rasa gembira dihati dalam menyambut datangnya bulan mulia ini, kita juga perlu mempersiapkan kondisi fisik agar tetap prima dalam menjalankan ibadah puasa” katanya. Untuk itu kata dia, selain bagian dari syiar agama, thibbun nabawi merupakan salah satu alternatif pilihan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat.

Tujuan utama membangkitkan kesadaran ummat terhadap pengobatan Islam (Thibbun Nabawi), upaya memperkenalkan pengobatan holistik ini juga dianggap sebagai salah satu solusi kesehatan masyarakat yang komprehensif karena memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang pentingnya pola hidup yang Ilahiyah, Alamiah, dan Ilmiah. Selain itu juga bertujuan menghimpun dan mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh umat islam baik berupa pemikiran, harta dan tenaga untuk mengembangkan dakwah islam ini, khususnya dibidang pengobatan islam.
Baca selengkapnya

Most Recent

Blue Fire Pointer

Facebook

Advertising

Disqus Shortname

Comments system