Kamis, 11 Februari 2016

Lihat Geliat Wisata Siak,Tak Perlu Lagi ke Seine atau Liong Prancis



Siak - Tak lama lagi Anda tak perlu jauh-jauh datang Sungai Seine di Paris, Prancis, demi menikmati keindahan Jardin Tino Rossi Garden. Taman mungil yang membentang sekitar 600 meter di tepian Sungai Seine itu.  

Sebab tahun ini Pemkab Siak akan membangun turap indah sepanjang 471 meter lebih. Turap ini akan melengkapi turap yang sudah dibangun sebelumnya sepanjang 400 meter di kawasan kampung dalam hingga pasar lama.

Jika semuanya sudah rampung, Anda bakal bisa jalan santai menikmati alam dari kawasan Kampung Dalam di bagian Timur, tadi sampai ke Masjid Syahabuddin di bagian Barat, dipastikan kawasan indah bakal lebih indah dari Jardin Tino Rossi Garden tadi. 

Alasannya begini; turap yang 471 meter tadi dibagi dalam lima bagian. Bagian pertama adalah Plaza utama berbentuk lingkaran dengan diameter 82,64 meter. Plaza ini dibikin lebih tinggi 60 sentimeter dari permukaan jalur pedestrian. Biar orang lebih leluasa memandang.   

Bagian dua, jalur pedestrian yang terhubung langsung ke turap yang 400 meter tadi. Lebarnya dibikin hingga 12 meter. Biar orang lebih leluasa pula melakukan aktifitas. 

Dari sambungan ujung turap yang 400 meter tadi, jalur pedestrian ini memanjang hingga ke Suak Masjid Syahabuddin sejauh 235,55 meter. 

Di bagian tiga bakal ada tugu peringatan peristiwa bersejarah, sebagai tanda bersatunya Kerajaan Siak dengan NKRI.    

Bagian empat bakal ada mini plaza untuk tempat transit orang dari pedestrian dari arah timur maupun barat. Mini plaza ini dilengkapi jembatan klasik sepanjang 10,5 meter dan lebar 5 meter. 

Disitu juga dibikin gardu pandang berdiamater 20 meter dan tinggi 7 meter. Terus dekat gardu pandang ini juga dibikin floating dock sepanjang 40 meter dan lebar 4 meter.Terakhir dibagian lima, ada information center, pos jaga dan toilet. 

Nah, biar semua rencana ini berjalan lancar, tadi sore Bupati Siak Syamsuar membahas ini dengan sejumlah pemangku kepentingan di Zamrud Room, komplek rumah dinas Bupati Siak di kawasan jalan Raja Kecik, Siak Sri Indrapura. Dia ditemani Wakil Bupati Siak, Alfedri.

Di sana ada juga sejumlah kepala SKPD dan tokoh masyarakat Siak. Mulai dari OK Nijami Jamil, Wan Abu Bakar, Zulkifli dan yang lain. 

Syamsuar sengaja membahas rencana itu dengan para tokoh tadi biar tak ada pantang larang yang dilanggar. Maklum, semua ornamen yang mau dibikin di turap berbiaya total Rp40 miliar tadi sangat berkaitan dengan Kerajaan Siak dan Budaya Melayu. Alhasil para tokoh tadi bersemangat memberikan masukan. 

Sejak jadi bupati, Syamsuar tak hanya konsen untuk memperlancar akses antar kampung, mendongkrak ekonomi masyarakat maupun memberikan pelayanan prima di pemerintahan lewat birokrasi yang sudah ditata apik. Tapi dia juga serius mengurusi soal kebudayaan maupun potensi wisata yang ada di Siak. Makanya tahun 2013 lalu dia sudah membikin grand disain soal pengembangan kebudayaan itu.  

Kawasan Relaksasi

Kalau Anda datang ke Kabupaten Siak dari Pekanbaru, Anda tentu bakal singgah dulu di makam Putri Kacamayang di kawasan Kecamatan Gasib. Makam ini hanya berjarak 10 kilometer dari jalan lintas Perawang-Siak. 

Habis itu, Anda tentu bakal ke makam Tengku Buang Asmara dan Tangsi Belanda di kawasan Mempura sebelum kemudian menikmati indahnya jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah saat akan melintas ke kota Siak. 

Sampai di kota, Anda tinggal pilih, mau ke makam Sultan Syarif Kasim II, Balai Kerapatan dan Masjid Syahabuddin dulu, atau langsung ke Istana Matahari Timur, komplek makam Koto Tinggi dan gudang mesiu? 

Kolam Hijau dan makam Raja Kecik di Buantan juga tentu tak akan ketinggalan. Habis itu, sudah bisa dipastikan Anda bakal mencari tempat rehat sembari memandang tepian Sungai Siak. 

Untuk yang semacam inilah Pemkab Siak membangun semua tadi. Duduklah Anda pada malam di sana. Jembatan di mempura dan jembatan Tengku Agung Sultana Latifah akan nampak indah. Belum lagi kawasan tepian Mempura yang memang berseberangan langsung dengan tempat Anda rehat itu. Anda juga bakal menikmati indahnya air mancur di taman Mahratu sembari mencicipi kuliner khas Siak.



Baca selengkapnya

Kamis, 10 September 2015

Semarak Tour de Siak 2015, Dari “Gelegar” Judika Hingga Magician “Mengambang” di Udara.



Helat Tour de Siak (TdS) 2015 dijamin jauh lebih semarak tahun ini. Hari-hari jelang dibuka secara resmi, Negeri Istana akan kebanjiran beragam kegiatan atraktif dan menghibur. Diperkirakan ribuan masyarakat Provinsi Riau dari berbagai daerah, akan tumpah-ruah didepan Istana Aserayah El Hasyimiyah kebanggaan masyarakat Siak.

Selain akan dibuka secara resmi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Arief Yahya, Iven Balap Sepeda berskala internasional itu juga akan diramaikan Penampilan Jebolan Indonesia Idol Judika. “Ini kali kedua Judika mengguncang Tour de Siak. Tahun lalu Judika juga tampil di penutupan dan mendapatkan animo luar biasa dari masyarakat, jadi tahun ini kita undang lagi” kata Hendrisan, Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Siak.

Tak hanya itu, rangkaian TdS 2015 ini juga menjanjikan segudang hiburan. Mulai dari Lomba Foto dan Bazaar Pameran Ekonomi Kreatif pada Senin 14 September 2015. Keesokan harinya Selasa 15 September 2015, pengunjung dapat menyaksikan Parade Riders dan Fun Bike dari pagi hingga siang hari, sementara malam harinya akan berlangsung acara puncak Opening Ceremony Tour de Siak 2015.

Sepanjang hari selama sepekan pelaksanaan TdS, berbagai tampilan musik dan kesenian modern dan tradisional tetap akan tampil menghibur. Diantaranya Parade Tari dan Musik Tradisional Melayu Siak, Barongsai, Jaipongan Sunda, Band Akustik, serta Musik Orkestra Siak. “Agar lebih semarak, kita juga akan adakan lomba akustik dan menampilkan atraksi magician yang bisa mengambang di udara” kata Roni Rakhmat, Kabag Umum Setda Kabupaten Siak. Anda tertarik merasakan langsung semarak Tour de Siak 2015? Datang saja ke Siak Sri Indrapura 14-19 September 2015.
Baca selengkapnya

Sabtu, 05 September 2015

Ingin jadikan TDS 2015 milik masyarakat Riau, Humas Pemkab Siak Lakukan Aksi di CFD.




Berbagai upaya terus dilakukan Pemkab Siak untuk mempublikasikan Iven Tour De Siak (TDS) 2015. Salah satunya melalui aksi turun kejalan untuk mensosialisasikan iven balap sepeda berskala internasional itu, seperti yang dilakukan Humas Pemkab Siak pada ajang Car Free Day yang berlokasi di Jalan Diponegoro Kota Pekanbaru, Minggu (06/09/15).

Selain menggandeng sejumlah media massa dan memaksimalkan publikasi luar ruang melalui pemasangan Billboard di Kota Siak Sri Indrapura, Pekanbaru dan Jakarta, Humas Pemkab Siak juga memanfaatkan ajang CFD di Pekanbaru untuk menarik minat wisatawan domestik, untuk datang langsung dan menyaksikan iven Tour De Siak.

"Kita ingin TDS ini tidak hanya dinikmati dan disaksikan masyarakat Siak saja, tapi juga menjadi milik dan kebanggaan masyarakat Provinsi Riau secara luas", kata Kabag Humas Alzukri SPd. Dipilihnya lokasi CFD di pusat Ibukota Provinsi Riau ini menurutnya, karena nilai strateginya yang menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat Riau dari berbagai Kabupaten Kota di akhir pekan.

Tampak antusiasme yang cukup tinggi dari pengunjung CFD, terlihat dari banyaknya pengunjung yang singgah untuk melihat Foto-foto karya pemenang Lomba Foto TDS tahun lalu, selain menikmati video profil TDS dan pariwisata yang ditampilkan.

"Tak sampai satu jam, brosur lomba foto dan majalah yang kita bagikan habis oleh pengunjung, banyak juga yang minta namun tak kebagian, ya terpaksa dikirim via email" kata ketua PPID Kabupaten Siak ini.

Nantinya selain datang langsung ke Siak Sri Indrapura, masyarakat luas juga dapat menyaksikan opening ceremony TDS 2015 melalui siaran langsung televisi dan radio lokal. "Selain itu informasi pelaksanaan TDS juga kita update melalui media online dan sosial media. Kita ingin masyarakat Riau turut merasa memiliki dan bergembira dengan TDS ini" pungkasnya.

Rangkaian pelaksanaan kegiatan Tour De Siak 2015 direncanakan dimulai pada tanggal 14-20 September mendatang. Selain diikuti 8 tim dari dalam negeri, atlit-atlit 10 tim mancanegara turut berkompetisi pada pelaksanaan iven prestisius kali ketiga ini.




Baca selengkapnya

Senin, 10 Agustus 2015

Sempena Kenduri 13 Tahun BOB, Wabup Titip Sejumlah Harapan



Sempena Acara Kenduri 13 Tahun BOB BSP Pertamina Hulu Energi, Wakil Bupati Siak Drs H Alfedri MSi menyampaikan dukungan terhadap program CSR perusahaan kepada masyarakat Kabupaten Siak.  Sejumlah harapan yang  ia sampaikan kepada perusahaan yang berhasil meraih prestasi sebagai 5 besar perusahaan eksplorasi minyak di Indonesia tersebut diantaranya, kebijakan pengalihan lifting, dukungan elektrifikasi daerah, hingga CSR dan dukungan pembangunan refinery.  

“Proses Lifting atau pengapalan minyak yang selama ini dilakukan BOB BSP-Pertamina Hulu Energi melalui pelabuhan Dumai, kedepan diharapkan dapat dialihkan melalui Pelabuhan KITB  yang digadang-gadang akan menjadi lokomotif penggerak perekonomian diwilayah  Kabupaten Siak dimasa depan”. Kata Wabup saat menghadiri Kenduri 13 tahun dan Halal bi Halal BOB serta CIP Celebration Award.

Dalam kegiatan bertema “Nilai-nilai Siak Melayu, Ciptakan Budaya Baik dan Bersih” bertempat di Mess Hall Zamrud Camp BOB BSP Pertamina Hulu Kecamatan Dayun itu, Wabup berharap melalui pengalihan lokasi lifting dari Dumai ke KITB, BOB BSP-Pertamina Hulu dapat meningkatkan sinergi dengan program pembangunan yang diusung Pemkab Siak khususnya dalam hal pengembangan lanjutan KITB yang sudah mulai beroperasi dan mendapat dukungan anggaran dari Kementerian Perhubungan tersebut.

“Mengingat resiko yang mungkin ditimbulkan pemipaan yang sudah tua terhadap masyarakat dan lingkungan karena melalui pemukiman padat seperti di Kecamatan Tualang, serta tinjauan teknis karena banyaknya minyak yang tertinggal di pipa-pipa yang tua ini, kami sangat mengharapkan pengalihan lokasi lifting ini bisa segera dilakukan” katanya dihadapan Plt Gubernur, Korem 031 Wirbima, pj Bupati Bengkalis, GM dan Direktur PHI BOB, serta Dirut BSP-Pertamina Hulu dan hadirin undangan yang hadir.

Tidak hanya soal lifting, lebih lanjut Alfedri juga berharap adanya upaya refinery atau pembangunan kilang minyak dikawasan industri untuk meningkatkan serapan tenaga kerja lokal masyarakat Kabupaten Siak dan meningkatkan pendapatan daerah sekaligus memenuhi kebutuhan minyak dalam negeri khususnya di Kabupaten Siak. Selain Wabup juga berharap pengelolaan powerplant bersumber energi gas yang dilakukan BOB dapat dilakukan optimalisasi dan efisiensi, sehingga bisa membantu masyarakat sekitar wilayah operasi BOB. “Kelebihan energi yang dipakai untuk operasional BOB bisa membantu masyarakat, karena hingga hari ini elekterifikasi PLN di Kabupaten Siak baru mencapai 57 persen” harapnya.

Terkait program CSR, Ketua BAZNAS Kabupaten Siak ini mengakui peran Bumi Siak Pusako selaku BUMD sudah membantu masyarakat melalui program CSR, untuk itu ia juga berharap Pertamina Hulu Energi rekanan konsorsium PT BSP juga dapat meningkatkan porsi program CSR bagi masyarakat lokal. “Kami juga berharap kedepan Program CSR Pertamina Hulu Energi juga dapat ditingkatkan agar bisa dinikmati masyarakat sekitarnya” tutupnya.
Baca selengkapnya

Kamis, 06 Agustus 2015

Lulus Diklat Pola Baru, Proyek Perubahan Wajib Terealisasi.



Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) Tingkat IV dilingkungan Pemkab Siak resmi ditutup (4/08/2015). Diklat yang dilaksanakan di Siak Sri Indrapura untuk meningkatkan "leadership" bagi Aparatur Sipil Negara ini merupakan diklat dengan pola baru, yang dilaksanakan dengan pola di dalam dan diluar kampus.

Asisten Administrasi Umum, Drs H Djamaluddin yang dalam kesempatan itu didampingi Kepala BKD H Lukman MPD saat menutup secara resmi pelaksanaan Diklat mengatakan, setelah lulus peserta diharapkan dapat menunjukkan peningkatan kualitas kepemimpinan sebagai pejabat eselon IV. "Sesuai aturan, pejabat eselon harus lulus diklat maksimal 2 tahun setelah mulai menjabat". Katanya.

Ia juga berharap para pejabat eselon IV sebagai motor penggerak roda pemerintahan harus mampu memberikan contoh bagi bawahan dan masyarakat. "Sebagai agen perubahan harus menunjukkan keteladanan ditengah masyarakat, dan memiliki skill mumpuni dalam bertugas" tambahnya.

Sementara itu Arif Hamidi, Kabid Diklat BKD Kabupaten Siak dalam laporannya mengatakan, diklat  kali ini dilaksanakan dari April-Agustus 2015. "Sebanyak dua peserta tidak dapat mengikuti diklat hingga akhir, satu orang mengundurkan diri karena sakit diawal diklat, dan satu orang meninggal dunia saat cuti lebaran" katanya.

Dalam pelaksanaan Diklat ini, 10 peserta terbaik direkomendasikan untuk dipertahankan pada jabatannya hingga pelaksanaan proyek perubahan yang menjadi syarat kelulusan peserta selesai diimplementasikan. Sebanyak 76 orang dari 78 peserta yang di uji seminarkan dinyatakan lulus, sementara 2 orang dinyatakan ditunda untuk melengkapi administrasi lebih lanjut. "Selamat bertugas para pemimpin perubahan" tutupnya.

Diklat Pim IV yang terlaksana atas kerjasama BKD Kabupaten Siak dan UPT Diklat Kepegawaian Provinsi Riau itu dilaksanakan dalam 5 tahapan yang harus dijalani Peserta diklat, yang terbagi dalam angkatan III dan IV.
Baca selengkapnya

Rabu, 05 Agustus 2015

Orang Ocu se-Kabupaten Siak Pererat Silahturrahim dan Persatuan.



Masyarakat Kampar yang berada di Kabupaten Siak, merupakan bahagian dari masyarakat Kabupaten Siak yang telah eksis dan turut berperan memajukan Kabupaten Siak sejak masa lama. Karena itulah masyarakat kampar di Kabupaten Siak dapat dijumpai dimana-mana. Demikian dikatakan Wakil Bupati Siak Drs. H. Alfedri saat menghadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Ikatan Keluarga Kampar (IKK) se-Kabupaten Siak di Siak Sri Indrapura (5/08/2015).

"Masyarakat asal kampar banyak kita jumpai dengan latar belakang profesi di Kabupaten Siak baik politisi, birokrat, pengusaha, ulama dan sebagainya. Semua tidak diragukan lagi telah banyak berperan dalam mendukung kemajuan pembangunan negeri istana" katanya dihadapan ratusan masyarakat Kampar di kediaman Drs H Jamaluddin, salah seorang tokoh masyarakat Kampar di Siak Sri Indrapura.

Untuk itu ia bersama Bupati Siak Drs H Syamsuar yang turut hadir pada kegiatan tersebut mengajak semua elemen masyarakat kampar untuk terus meningkatkan silahturrahim dalam sistem kekerabatan yang ada di masyarakat kampar. "Acara ini kita sambut positif, banyak diantara kita yang jadi saling kenal mengenal melalui acara ini" kata Ketua BAZNAS Kabupaten Siak ini.

Sementara itu, Ketua Ikatan Keluarga Kampar Kabupaten Siak H Fahruddin mengatakan saat ini di Kecamatan Siak saja terdata hampir 600 Kepala Keluarga. Untuk itu ia mengatakan kedepan, pendataan masyarakat Kampar di Kabupaten Siak akan ditingkatkan kembali.

"Gerakan IKK di Provinsi Riau sangat gencar, persebarannya bahkan sudah sampai Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Alhamdulillah dunsanak awak sangat besar dan potensinya luar biasa kalau digerakkan" katanya.

Lebih lanjut pengusaha farmasi ini juga mengajak anggota IKK untuk terus meningkatkan persatuan dan kesatuan dan silahturrahmi. "Marilah bersama2 kita majukan IKK, ringan sama dijinjing berat sama dipikul" tambahnya.



Baca selengkapnya

Sabtu, 01 Agustus 2015

Syamsuar : Kami Juga Manusia Dho'if Yang Tak Sempurna


Bupati Siak Drs. H. Syamsuar M.Si dan Wakil Bupati Siak H. Alfedri M.Si beserta jajaran menghadiri kegiatan Halal bi halal yang dilaksanakan oleh Keluarga Besar Masyarakat Siak yang berada di Pekanbaru (01/08/15).

Tampak hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRD Indra Gunawan, Sekda H.T.S Hamzah, mantan Bupati Siak H. Arwin AS, mantan Gubernur Riau H. Wan Abubakar, sejumlah tokoh dan pembesar masyarakat Siak di Pekanbaru, Ustad H.Abdul Somad lc, MA, tokoh wanita, serta pelajar dan mahasiswa asal Kabupaten Siak.

Dikatakan oleh Syamsuar dalam sambutannya, selama 4 tahun kebelakang periode kepemimpinannya bersama Wabup H. Alfedri, Pemkab sesuai Visi Misi telah berupaya melaksanakan pembangunan Kabupaten Siak melalui penguatan birokrasi, pelayanan publik, pariwisata, serta masyarakat melayu yang agamis. 

"Karenanya dengan penuh kerendahan hati, kami memohon maaf yang tulus kepada seluruh masyarakat, apabila selama menjalankan roda pemerintahan dan bermasyarakat terdapat hal-hal yang dirasakan kurang berkenan. Kami juga manusia biasa yang dhoif dan tak sempurna" katanya.

Kedepan, dikatakan Syamsuar Pemkab Siak tetap mengedepankan pembangunan pendidikan dan keagamaan. "Dari pembangunan berbagai sekolah keagamaan dan pondok pesantren yang telah dilaksanakan mulai menampakkan hasil. Anak-anak Siak banyak yang berprestasi dalam MTQ dan menjadi imam-imam mesjid di Kota Pekanbaru dan Kepulauan Riau" jelas Syamsuar. Dikatakannya lagi, dimasa yang akan datang Siak menjadi tujuan studi keagamaan dengan keberadaan lembaga pendidikan seperti MAN IC di Tualang dan Pospes Gontor Putera di Sungai Mandau.

Sementara itu H. Zailan Izhar ketua Keluarga Besar Masyarakat Siak di Pekanbaru memanfaatkan kesempatan halal bi halal tersebut untuk menyampaikan harapan akan pelaksanaan Pilkada adil dan bermarwah yang sebentar lagi akan dilaksanakan di Kabupaten Siak. "Kalau menang, menang bermarwah. Kalau kalah, kalah terhormat" katanya. Ia juga berharap pelaksanaan Pilkada Siak nanti berjalan aman dan lancar.

Kegiatan halal bi halal kali ini dilaksanakan penuh khidmat dengan suasana melayu yang islami. Selain dihibur seni melayu tradisional, acara juga diisi haflah tahfidz Qur'an, tausiyah oleh oleh Ustad Abdul Somad, serta penyerahan bantuan untuk anak-anak yatim dan dhuafa.

Baca selengkapnya

Most Recent

Blue Fire Pointer

Facebook

Advertising

Disqus Shortname

Comments system